Contoh Tesis Pertanian

By | February 23, 2013

Kami menyediakan Berbagai macam judul-judul Referensi baik Skripsi, Tesis Maupun Disertasi yang dapat anda gunakan untuk penyusunan tugas akhir anda baik skripsi, tesis atau disertasi. Dan “Kami menyedikan produk layanan konsultasi, Jasa pembuatan Skripsi, Tesis dan Disertasi serta Olah Data berbagai bidang. : Informasi lebih lanjut ( Konsultasi, Bimbingan & Jasa Pembuatan Skripsi, Tesis & Disertasi – Olah Data Hub Customer Services”

Contoh tesis pertanian kode Y (HARDCOPY).


  1. PENGARUH PROGRAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI KUBIS DI KAB. BANJAERNEGARA (2000)
  2. ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN DAN KEUNGGULAN KOMPARATIF USAHA TANI PADI DI JAWA TENGAH (2002)
  3. ALOKASI WAKTU KERJA TENAGA PENYADAP KARET (KASUS KEBUN NGOBO, PTPN IX, KAB. SEMARANG JAWA TENGAH) (2002)
  4. PENGARUH pH PEMBERIAN UREA DAN Cu TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) PADA GAMBUT OMBROGEN (2002)
  5. ANALISIS PENDAPATAN PETANI PADI SECARA ORGANIK (STUDI KASUS DI DESA MANGUNSARI, KEC. SAWANGAN, KAB. MAGELANG) (2002)
  6. KONDISI EKONOMI RUMAH TANGGA TANI TADAH HUJAN DI KEC. CINGAMBUL KAB. MAJALENGKA (2002)
  7. KAJIAN EKONOMI LINGKUNGAN PADA KONSERVASI LAHAN PERTANIAN DI DATARAN TINGGI DIENG (STUDI KASUS : KEC. KEJAJAR, KAB. WONOSOBO, JAWA TENGAH) (2002)
  8. ANALISIS ADOPSI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) DAN PRODUKSI USAHA TANI PADI DI SAWAH DI KAB. SLEMAN (2002)
  9. ANALISIS KESEIMBANGAN PASAR PADA KOMODITI DAGING SAPI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (2002)
  10. ANALISIS USAHA BUDIDAYA IKAN DALAM KERAMBA APUNG DI KEC. TELANAIPURA KOTA JAMBI (2002)
  11. ANALISIS USAHA TANI PEMBENIHAN IKAN DI KABUPATEN SLEMAN (2003)
  12. OPTIMASI POLA TANAM PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI KEC. KAWUNGANTEN KAB. CILACAP (2002)
  13. ANALISIS TATA NIAGA DAN PILIHAN KELEMBAGAAN PEMASARAN TEMBAKAU DI KAB. TEMANGGUNG (2002)
  14. ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANAMAN HIAS DI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA (STUDI KASUS DI JALAN RAYA PONDOK GEDE DIRGANTARA JAKARTA) (2002)
  15. PERANAN PARASITOID PENGGERAK BATANG PADI PADA LAHAN YANG DIAPLIKASI INSEKTISIDA KIMIA DI DAERAH INDRAMAYU (2001)
  16. PROFIL FARMAKOKINETIK OKSITETRASIKLIN PADA ANJING SEHAT DAN DEMAM (1996)
  17. ANALISIS PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI MINAPADI LAHAN SAWAH IRIGASI DI KAB. SUBANG (2002)
  18. ANALISIS FAKTOR SELANG BERANAK (CALVING INTERVAL) PADA SAPI POTONG DI WILAYAH GERAKAN PENGEMBANGAN SENTRA BARU PEMBIBITAN PEDESAAN (GERBANG SERBA BISA) KAB. GUNUNG KIDUL PROPINSI DI YOGYAKARTA (1999)
  19. OPTIMALISASI USAHA TERNAK SAPI POTONG DALAM USAHA TANI LAHAN KERING (2002)
  20. PENGARUH pH PEMBERIAN UREA DAN Cu TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JERUK NIPIS 9CITRUS AURANTIFOLIA) PADA GAMBUT OMBROGEN (2002)
  21. PENGARUH PENGGUNAAN BUNGKIL INTI KELAPA SAWIT SEBAGI KONSENTRAT DALAM RANSUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS SEMEN KAMBING PERANAKAN ETAWAH (2001)
  22. PREVALENSI COLIFORM DAN ESCHERICHIA COLI 0157 DALAM SUSU SEGAR PADA KELOMPOK PETERNAK DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (2001)
  23. BEBERAPA FAKTOR LINGKUNGAN KERJA YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PPL MELAKSANAKAN TUGASNYA (STUDI KASUS KABUPATEN DAN KODYA MALANG) (1989)
  24. ANALISA EFISIENSI EKONOMI USAHA TANI JAGUNG PADA LAHAN TEGAL (KASUS KECAMATAN SUKODONO, KABUPATEN LUMAJANG, JAWA TIMUR) (1994)
  25. ANALISIS PERMINTAAN BERAS DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (1991)
  26. KINERJA PERUSAHAAN INDUSTRI KERAJINAN ANYAMAN BAMBU “TUNGGAK SEMI” YOGYAKARTA (2001)
  27. EVALUASI STRATEGI PEMASARAN TABUNGAN BNI KANTOR CABANG PURWOREJO (2002)
  28. ANALISIS INVESTASI (FINANSIAL) DAN USAHA TANI PADA BERBAGAI STRATA USAHA SAPI PRAH BANTUAN PEMERINTAH DI KABUPATEN BANYUMAS (2000)
  29. ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP RUMAH MAKAN “WONG SOLO” DAN “SUHARTI” DI YOGYAKARTA (2003)
  30. METODE PENGELOMPOKAN JENIS POHON BERDASARKAN PERTUMBUHAN DIAMETER PADA HUTAN HUJAN TROPIKA DI INDONESIA (1995)
  31. KAJIAN PEWARISAN KETAHANAN TERHADAP VIRUS TUNGRO PADA BEBERAPA VARIETAS PADI (1999)
  32. ANALISIS KOMPARATIF USAHA TANI CABAI TEKNOLODI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) DAN NON PHT (STUDI KASUS DI KEC. SAWANGAN KAB. MAGELANG) (2002)
  33. ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI TERNAK SAPI PERAH PT. UMBUL SETO YOGYAKARTA (2003)
  34. OPTIMASI LAHAN SAWAH PADA BERBAGAI KOMBINASI TANAMAN TERUTAMA ADANYA TANAMAN PERKEBUNAN (1984)
  35. PENGARUH KOMBINASI ASAM HUMAT DAN SP-36 TERHADAP KETERSEDIAAN P DAN PERTUMBUHAN JAGUNG DI ANDISOL (2003)
  36. KONTRIBUSI KERJA LUAR USAHA TANI TERHADAP CURAHAN KERJA DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA TANI (STUDI KASUS DI KEC. TAWANGSARI, SUKOHARJO) (1990)
  37. PARTISISPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN HUTAN (STUDI KASUS PENGHIJAUAN DI DAERAH KRITIS DI KAB. GUNUNG KIDUL) (1997)
  38. ANALISIS USAHA LUMBUNG PANGAN PEDESAAN KAB. LAMPUNG TENGAH (2003)
  39. ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI PERUSDA ANEKA MACAM USAHA AGRIBVISNIS KAB. PURWOREJO (2002)
  40. ANALISA KELAYAKAN INVESTASI PT. MIKAINDO ABADI CEMERLANG DI SULAWESI UTARA (2000)
  41. ANALISIS KOMPARATIF USAHA TANI CABAI MERAH TEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) DENGAN NON PHT (STUDI KASUS DI KEC. SAWANGAN MAGELANG) (2003)
  42. ANALISIS HUBUNGAN PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN EKONOMI DENGAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH KE PENGGUNAAN NON SAWAH DI PULAU JAWA (2001)
  43. KEPADATAN POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN LALAT PENGGOROK DAUN (DIPTRRA:AGROMYZIDAE) PADA SISTEM INTER PLANTING KENTANG DENGAN KACANG-KACANGAN DI D.I YOGYAKARTA (2002)
  44. ANALISIS UNGGULAN KOMODITI PERTANIAN DI KABUPATEN DONGGALA (2004)
  45. PERAMALAN PRODUKSI PUCUK TEH DENGAN MODEL ARIMA PADA PT. PAGILARAN YOGYAKARTA (2004)
  46. ANALISIS POTENSI SEKTOR-SEKTOR EKONOMI UNTUK DAERAH DI PROPINSI NANGROE ACEH DARUSSALAM (2005)
  47. ANALISIS PERMINTAAN TELUR
  48. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG SERTA PENGARUHNYA TERHADAP SIDFAT FISIK DAN STRUKTUR JARINGAN KULIT KAMBING PICKLE SERTA WET BLUE DENGAN PERLAKUAN FUNGISION SELAM PENYIMPANAN (2000)
  49. RESISTENSI PETANI SAWAH TERHADAP TANAMAN KOMERSIAL (STUDI DI DESA KONGA, KAB. FLORES TIMUR, NTT) (2004)
  50. PENGEMBANGAN TEH RAKYAT DENGAN POLA PERKEBUNAN INTI RAKYAT (PIR) LOKAL (STUDI KASUS DI KEC. REBAN, KAB. BATANG)
  51. KARAKTERISTIK PAST COKELAT HASIL PEMASTAAN MENGGUNAKAN MESIN CONCHING TIPE ROLL (2004)
  52. KOMPOSISI KIMIA KARAKTERISTIK FISIK DAN SENSORIK DENDENG SAYAT DAN GILING DARI DAGING KAMBING BLIGON YANG DIBERI PAKAN DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA, BERBAGAI LEVEL) (2005)
  53. EVALUASI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS PADI GOGO PADA CEKAMAN KEKERINGAN (2005)
  54. OPTIMALISASI USAHA TERNAK SAPI POTONG DALAM USAHA TANI LAHAN KERING (2002)
  55. STRATEGI PENGEMBANGAN AGROPOLITAN DINAS TANAMAN PANGAN HORTIKULTURA, PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN KAB. BUOL (2006)
  56. KAJIAN DEFOLUSI SORGUM PADA POLA TANAM TUMPANG SARI DENGAN KACANG HIJAU (2006)
  57. ANALISIS KONSUMSI PANGAN PADA TINGKAT RUMAH TANGGA DI PROPINSI LAMPUNG (2006)
  58. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HOUSING DEMAND KASUS KOTAMADYA MEDAN (1992)
  59. PENGARUH PERBEDAAN PELARUT PADA PENGGUNAAN FASES SAPI SEBAAI SUMBER INOKULUM PENGGANTI CAIRAN RUMEN TERHADAP KECERNAAN IN VITRO PRODUKSI GAS BEBERAPA BAHAN PAKAN (2006)
  60. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN DI KAB. MALUKU TENGGARA BARAT (2006)
  61. PREVALANSI COLIFORM DAN ESCEICHA COLI 0157 DALAM SUSU SEGAR PADA KELOMPOK PETERNAK DI D.I YOGYAKARTA (2001)
  62. PENGGUNAAN FESES KERBAU DENGAN PELARUT YANG BERBEDA SEBAGAI PENGGANTI CAIRAN RUMEN UNTUK PENETAPAN KECERNAAN IN VITRO SECARA GAS TEST (2006)
  63. SUPLEMENTASI PAKAN LOKAL UREA GULA AIR MULTI NUTRIEN BIOK UNTUK MENINGKATKAN KINERJA INDUK BUNTING DAN MENYUSUI SERTA MENEKAN KEMATIAN ANAK BLIGON YANG DIGEMBALAKAN DI SABANA TIMOR (2007)
  64. DIVERSITAS SERANGGA PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN BUKIT MANDINGAN KALIMANTAN SELATAN (2007)
  65. OPTIMASI PEMECAHAN EMULSI KALIO SECARA FISIK & MEKANIK UNTUK PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (2007)
  66. KAJIAN WAKTU TANAM BAWANG MERAH SETELAH PANEN PADI DENGAN BERBAGAI TAKARAN PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN & HASIL BAWANG MERAH VARIETES TIRAN (2007)
  67. PENGARUH SUPLEMENTASI IN VITRO PROSTAG TANDIN PGF 2A TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA KAMBING (1997)
  68. ANALISIS RESIKO USAHA TERNAK AYAM PEDAGING POLA KEMITRAAN & POLA MANDIRI DI KEC. SUKOMORO KAB. MAGETAN (2007)
  69. RESPONS PENAWARAN PADA SAWAH DI PROPINSI SUMATERA UTARA (2008)
  70. PENAWARAN PADI DI DIY (1999)
  71. PENGARUH SUTAMAAN GENDER PADA SEKTOR PERTANIAN DI KEC. SAYEGAN KAB SLEMAN
  72. ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK BROLIER DENGAN MEMPERHITUNGKAN BIAYA LINGKUNGAN DI KAB. SLEMAN (2006)
  73. PERANAN BAKTERI GRAM NEGATIF PADA KASUS PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN ANJING (2006)
  74. ANALISIS PERMINTAAN PUPUK UREA & TSP PADA USAHA TANI PADI DI JAWA (2005)
  75. PENGARUH FERMENTASI SERAT BUAH KELAPA SAWIT TERHADAP KOMPOSISI KIMIA & KECERNAAN NUTRIEN SECARA IN BITRO (2007)
  76. PERMINTAAN INPUT DAN PENAWARAN OUTPUT USAHA TANI PADI ORGANIK DI KAB BANTUL (2003)
  77. PARTISIPASI PETANI KARET DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN POLA SISTEM KEBERSAMAAN EKONOMI DI KAB SINTANG (2007)
  78. HUBUNGAN ANTARA BERAT BADAN SAPI BETINA PERANAKAN ONGOLE & SAPI PERSILANGAN PADA TINGKATAN UMUR YANG BERBEDA TERHADAP UKURAN & STATUS OVARIUMNYA (2008)
  79. PENGGUNAAN MARKAN MIKROSA TELIT SEBAGAI PENANDA GENETIK KERAGAMAN PERTUMBUHAN UDANG WINDU PANEUS MONODON (BIOTEKNOLOGI) (2008)
  80. RESPON PENAWARAN B.PUTIH TERHADAP PERUBAHAN HARGA DI JAWA TIMUR (1986)
  81. DAYA SAING DAN PERMINTAAN EKSPOR MINYAK SAWIT INDONESIA DAN MALAYSIA PADA PASAR ASING (2007)
  82. ANALISIS POTENSI EKONOMI DENGAN PENENTUAN SEKTOR BASIS ANTAR DAERAH DI PROPINSI SULAWESI TENGAH (2008)
  83. SIFAT MEKANIK UMBI-UMBIAN PASCA PUFFING (2000)
  84. PROSPEK PENGGUNAAN SERASAH DAUN CENGKEH & PUPUK DAUN DALAM PENGEMBANGAN BIBIT VINILI YANG TAHAN PENYAKIT BUSUK BATANG (1999)
  85. PENGARUH PEMOTONGAN AKAR & NUTRISI RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TEH (2006)
  86. KAJIAN KETAHANAN BEBERAPA KLON KAKAO TERHADAP PENYAKIT BUSUK BUAH ”Phytophthora Palmivora” (2001)
  87. DAMPAK PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI PRODUKTIF TERHADAP PENDAPATAN PETANI IKAN DI KAB. INDRAGIRI HULU (2006)
  88. KAJIAN FAKTOR VIRULENSI STAPHY LOCOCCUS AUREUS DARI BERBAGAI PANGAN ASAL TERNAK & PRODUKNYA (2008)
  89. ANALISIS MOTIVASI TERHADAP SKALA USAHA & PENDAPATAN PETERNAK DOMBA LOKAL DI PULAU KISAR KAB MALUKU TENGGARA BARAT (2007)
  90. PENGARUH PENGGUNAAN BUNGKIL INTI KELAPA SAWIT SEBAGAI KONSENTRAT DALAM TANSUM TERHADAP PERTUMBUHAN & KUALITAS SEMEN KAMBING PERANAKAN ETAWAI (2001)
  91. MODEL PELAPISAN LILIN LEBAH PADA PEDICEL & VARIASI SUHU PENYIMPANAN TERHADAP PERUBAHAN KIMIA & FISIK BUAH TOMAT (2007)
  92. ANALISIS STRATEGI BERSAING [MMA] (2004)
  93. PENENTUAN KOMPONEN KUALITAS & BAHAN BAKU OPTIMAL PRODUK KECAP ORGANIK DENGAN METODE TAGUCHI (2007)
  94. ANALISIS KOMPARATIF USAHA TANI PERKEBUNAN DI KABUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH (2001)
  95. MODEL PERPINDAHAN PANAS PADA PROSES PEMANASAN MIRA UNTUK PEMBUATAN GULA KELAPA (2007)
  96. HUBUNGAN ANTARA PRAKTEK BIOSEKURITI DENGAN KEJADIAN AVIAN INFLUENZA PADA PETERNAKAN AYAM DI KAB BANTUL, GUNUNGKIDUL DAN SLEMAN (2009)
  97. VARIASI GENETIK FUSARIUM SPESIES (2009)
  98. KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA TAPIOKA DARI INDUSTRI MODERN, SEMI MODERN & TRADISIONAL (2010)
  99. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS MENGKUDU DI LAHAN PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN (2010)
  100. IDENTIFIKASI & DISTRIBUSI GLIKOKONJUGAT SEL SEKRETORIS LAMBUNG KERBAU RAWA (BUBALUS BUBALIS) KALIMANTAN SELATAN DENGAN HISTOKIMIA LEKTIN (2009)
  101. EVALUASI KARAKTERISTIK FISIK KOMPOSISI KIMIA DAN KUALITAS MIKROBIA KARKAS AYAM BROILER BEKU YANG BEREDAR DI PASAR TRADISIONAL HALMAHERA UTARA – MALUKIU UTARA (2010)
  102. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA TANI PADI SEMI ORGANIK TERHADAP PENGGUNAAN TENAGA KERJA PRODUKSI & PENDAPATAN PETANI DI KAB. SRAGEN (2008)
  103. PERSEPSI STAKEHOLDER TERHADAP PENETAPAN LAHAN PERTANIAN ABADI DI KABUPATEN SLEMAN (2010)
  104. ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK BROILER DENGAN MEMPERHITUNGKAN BIAYA LINGKUNGAN DI KAB SLEMAN (2006)
Bagikan kepada teman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *