Contoh Skripsi Pertanian

By | January 21, 2013

Kami menyediakan Berbagai macam judul-judul Referensi baik Skripsi, Tesis Maupun Disertasi yang dapat anda gunakan untuk penyusunan tugas akhir anda baik skripsi, tesis atau disertasi. Dan “Kami menyedikan produk layanan konsultasi, Jasa pembuatan Skripsi, Tesis dan Disertasi serta Olah Data berbagai bidang. : Informasi lebih lanjut ( Konsultasi, Bimbingan & Jasa Pembuatan Skripsi, Tesis & Disertasi – Olah Data Hub Customer Services”

Contoh skripsi pertanian kode Y (HARDCOPY)

  1. PENGARUH KADAR AIR DAN JENIS PADA KETINGGIAN TEMPAT PERSIMPANAN 40 M TERHADAP DAYA SIMPAN BENIH KEDELAI “GLENCINE MAX III MERRIL VARIETAS WILIS” (1995)
  2. PENGARUH KONSENTRASI AGRIMISIN DAN DOSIS PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN JAHE YANG DI PANEN MUDA “ZINGIBEN OFFICINALE MOST” (1996)
  3. PENGARUH 2 – 4 DAN BAP. TERHADAP DAYA TUMBUHAN ANTHURIUM ANDREFANUM SECARA IN VITRO (1996)
  4. PENGARUH MACAM MIKRO ORGANISME (EM 4 RHISOBIUM MIKRO MEZO) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG “SOLALUM TUBERSUMI” (1997)
  5. PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK B. PUTIH TERHADAP PERTUMBUHAN STEK MAWAR “ROSE” VIRGINIANA (1996)
  6. PENGARUH PUPUK “DIAMONIUM PHOSPAT” DAN VOLUME PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KOBIS BUNGA “BRASICO OLERASEAL” DI TANAMAN MEDIUM (1997)
  7. PENGARUH PENAMBAHAN ZAT PENGATUR TUBUH 2 – 4 DAN BAY PADA MEDIA MURA SHIGE 3 KOO 6 “MS” TERHADAP PERTUMBUHAN EKSPALAN KRISAN (1997)
  8. PENGARUH PENAMBAHAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN KONSENTRASI GANDASIL D TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR MERANG “VALVATUALLA VOLUECEAE” (1997)
  9. PENGARUH KONSENTRASI TEMBAGA “CU” TERHADAP PERTUMBUHAN KANDUNGAN H. AZOLLA DAN MEDICIM MURNI (1995)
  10. PENGARUH KONSENTRASI GIBBERILIN AND “g A3 DAN MEDIA MEDIA PERKECAMBAH PADA TANAMAN PALM BOTOL “MAS CARENA LEGEHI CUALIS” (1996)
  11. PENGARUH KOMPOSISI MEDIA DAN JENIS NUTRI TERHADAP HASIL JAMUR MERANG “VOLVACEAE” (1995)
  12. PENGARUH LAMA WAKTU LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN ANOTRIK DAN WARNA KANTUNG PLASTIK TERHADAP PERTUMBUHAN STEK AKAR TANAMAN PLUM “PRUNUS SP (1992)
  13. PENGARUH PENGGUNAAN BIT ASAL BUAH CHIPS DARI BERBAGAI NO. MATA TERHADAP PERTUMBUHAN AWAL TIGA VARIETAS TEBU “SACCHARUM OFFICINARUM” (1992)
  14. PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TANAM BHARMASI S. EL DAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH “COPSICUM CINI MUCIM I” VARIETAS HERO (1995)
  15. PENGARUH DOSIS DAN INTERVAL PEMBERIAN EFEKTIFE MIGROOR GANISH 4 (EM.?) TERHADAP HASIL MENTIMUN “CURCUMIS ATIVUS I VARIETAS SPRING SUALLON” (1996)
  16. STUDI PENGGUNAAN MULSA DENGAN BERAT UMBI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL B. MERAH “ALLUM ASSAIONICUM” (1995)
  17. PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL PEMBERIAN PUPUK DAUN BAY FOLAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG “VIGNA CINEMIS I”
  18. PENGARUH DOSIS DAN CARA PENEMPATAN PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG DAN KEDELAI YANG DITANAM SECARA TUMPUKAN
  19. PENGARUH METODE PEMBERIAN DAN DOSIS HPK HITROPOS KA, TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAPRIKA “CAP SITUM ANNUM VAR GROSSUM CV BLUE STAR” (1996)
  20. PENGARUH PENGGUNAAN DOSIS PUPUK KCL YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CAVENDISH “MUSA PHANT DISIASA I” (1996)
  21. PENGARUH PENGERATAN BATANG ATAS DAN PEMBERIAN GA3 TERHADAP KEBERSIHAN SAMBUNG PUPUK TANAMAN MANGGIS “GARCIMIA MANGOSTANA” (1997)
  22. PEMBERIAN EMU DAN BLOTONG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN STROWBERRY “PROGRARIA ANANASA” (1997)
  23. PERANAN TANAMAN HIAS DALAM PENCEGAHAN POLUSI UDARA KHUSUSNYA DI WILAYAH TERMINAL ARJOSARI (1995)
  24. PENGARUH WAKTU PERENDAMAN DAN KONSENTRASI RHITATHUN F TERHADAP PERTUMBUHAN STEK TANAMAN LADA “PIPER NIGRUM I” (1995)
  25. PENGARUH DOSIS PUPUK KOMPOS SAMPAH KOTA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT “CAPSITUM FRUTEN CENS I” DALAM SISTEM PERTANIAN SELARAS ALAM (1996)
  26. PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL PEMBERIAN PUPUK DAUN TREES TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN B. PUTIH “ALLIUM SAVUN I” (1995)
  27. PENGARUH PEMANGKASAN BATANG PRIMER DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON T,” VARIETAS SKS ROCKET (1996)
  28. PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI ZPT GA3 “GIBRELEN” TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN “CUCURMIS SATIVUS I” VARIETAS VENUS” (1996)
  29. PENGARUH SAAT PENYEMPROTAN DAN KONSENTRASI GA3 TERHADAP PEMBENTUKAN BUAH PARTENA KAPRI PADA TANAMAN TOMAT “LYCOPERSIRUM ESCULENTUM MILL.” (1997)
  30. EVALUASI KETAHANAN GENOTIPE KACANG PANJANG “VIGNA SINEMSIS T. UAP TERHADAP INFEKSI CANV “COWPEA APHID BORNEMOSAIC VINUS” (1997)
  31. PENGARUH UMUR PEMBERIAN DAN KONSENTRASI PPC GREENAL 2001 – B TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOMBOK BESAR “CAPSITUM ANNLIUM-1” VARIETAS HOT BEAUTS (1996)
  32. PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK COMPOUND FERTILIZER COCF DAN PENJARANGAN BUAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SEMANGKA “CITRULLUS VULGARIS SEHARA” VARIETAS YELOE BABY” (1995)
  33. PENGARUH PEMBERIAN NAA DAN KINETIN TERHADAP PERTUMBUHAN EKSPLAN ANGGREK “PENDRODIUM MIRBILLANUM” MEDIA VACIN AND VEND SECARA IN VITRO (1995)
  34. PENGARUH KONSENTRASI KALSIUM “Ca” PADA MEDIA TERHADAP HASIL DAN KUALITAS TANAMAN AZALA SP (1995)
  35. RESPON DUA VARIETAS SEMANGKA “CITRULUS VULGARIS SEHARI” PADA PERLAKUAN DOSIS PUPUK TSP (1995)
  36. PENGARUH KONSENTRASI GA3 DAN MACAM MEDIA TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI NANGKA “GENJAH” LARTOCARPUS INTEGRA “JHUMBMEER” (1995)
  37. PENGARUH MACAM PUPUK KANDANG DAN DOSIS PEMBERINNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR MERANG “VOLVA CEAT” (1996)
  38. PENGARUH BEBERAPA JENIS MEDIA DAN DOSIS PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TEMBAKAU UNEY “LIKO TIANA TABAKUM I I.” DI PERSEMAIAN MODEL TRAY (1995)
  39. PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TUMBUH DAN ASAL EKSPLAN TERHADAP INISIASI KULTUR IN VITRO JAMUR MERANG “VOLVA MELLA VOLVOCEAE” (1995)
  40. PENGARUH KONSENTRASI GA2 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS DAHLIA “DAHLIA VARIABILIS” (1995)
  41. PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL PEMBERIAN PUPUK DAUN TRESS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN “CURCUMIS SATIVUS” VARIETAS SPRING SWALOW (1995)
  42. PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK UREA TABLET DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG “SOLANUM TUBEROSUM l” VARIETAS GRANOLA (1996)
  43. PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN EFECTIVE MIKRO ORGANISME S4 LEMU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KENTANG “SELANUM TUBEROSUM 1” VARIETAS GRANOLA (1996)
  44. PENGARUH DOSIS PUPUK CAIR PENDOWO DAN SP 30 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI BESAR “CAPSIAM ANNUM I” (1996)
  45. PENGARUH PEMBERIAN DOSIS DAN KONSENTRASI ETISER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN JUMLAH BUNGA TANAMAN PAPRIKA “CAPSIUM ANNUM GROSSUM” (1995)
  46. PENGARUH JENIS MEDIA TUMBUH DAN PENAMBAHAN ASAM AMINO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR MERANG “VOLVORIETA VOLVA CEAE” (1995)
  47. PENGARUH MACAM DAN KONSENTRASI HORMON TUMBUHAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KENTANG “SOLANUM TUBEROSUM L” (1996)
  48. KETERSEDIAAN SERAPAH NITROGEN DAN KANDUNGAN KLOROFIL TANAMAN JAGUNG MANIS “ZEA MAYS SACCHROTA STURT” AKIBAT PERBEDAAN OKULASI GANDA MAWAR “ROSE HIBRIDA I” (1996)
  49. PENGARUH PANJANG DAN DIAMETER SETEK BATANG BAWAH ERHADAP KEBERHASILAN OKULASI GANDA MAWAR “ROSE HIBRIDA I” (1997)
  50. PENGARUH JUMLAH RUAS DAN KONSENTRASI ROTOOR 4-F TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK CABE LAMU I “PIPER RETRUM FACTUM VAN” (1996)
  51. RESPON PEMBERIAN KONSENTRASI HORMON GIBRELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS BUNGA PADA 1 VARIETAS TANAMAN MAWAR “ROSE HIBRIDA I” (1996)
  52. PENGARUH DOSIS PUPUK PHOSPOR DAN KALSIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG KAPRI “PISUM SATIVUM” (1995)
  53. PENGARUH KONSENTRASI AGRISPON DAN DOSIS OIF ORGANIK COMPOUND FERTILIZER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERONG “SOLANUM METONGENA I” VARIETAS LONG (1997)
  54. PENGARUH KONSENTRASI KOBALT “CO” TERHADAP ASOSIASI DENGAN ANA BAENA PADA MEDIA ARTIFISIAL CAIR BEBAS N (1997)
  55. PENGARUH PENAMBAHAN KOTORAN AYAM PADA HISAH BAGUS DAN SERBUK GERGAJI KAYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAMUR KUPING “AUNI TULARIA SP” (1995)
  56. PENGARUH KONSENTRASI BENTYL ADENIN PERTUMBUHAN TANAMAN ANGGUR ”VITIS VINGFERA” VARIETAS BALL DAN PROBOLINGGO BIRU – 8
  57. RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH “ARACHIS HYPOGAEAI” TERHADAP PUPUK N DAN BERBAGAI SUMBER TANAH (1995)
  58. RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH “ARACHIS HYPOGAEAI” TERHADAP PUPUK N DAN BERBAGAI SUMBER TANAH (1995)
  59. PENGARUH KONSENTRASI GREHER 2001-B DAN DOSIS PUPUK NPK HITROFOSKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAPRIKA “CAPSICUM ANNUM VARGORSUM” (1996)
  60. TANGGAPAN B. MERAH “CALIUM ASLONICUM I” TERHADAP PERENDAMAN BIBIT DALAM ZAT PENGATUR TUMBUH ATOMIK DENGAN PEMBERIAN PUPUK DAUN NUTRAPHOS YANG BERBEDA. (1992)
  61. PENGARUH KONSENTRASI AHITONIK DAN KONSENTRASI PUPUK VIT – ABLOON TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TOMAT “CYTOPER DI TUM ESCUNENTUM I” (1995)
  62. PENAMBAHAN PUPUK FOSFAT PENGARUHNYA PADA KUANTITAS DAN KUALITAS HASIL 3 VARIETAS K. TANAH “ARACHIS HYPO GAEA. L” (1995)
  63. PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (2000)
  64. PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK SOAL THREATMENT PADA JENIS KACANG TANAH REGOSOL, GRUMUSOL DAN TOKASEL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (1995)
  65. PENGATUR KADAR ZAT PENGATUR TUMBUH PEKAMON DAN PUPUK DAUN F. DIAR B. TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH (1997)
  66. PENGARUH PERBANDINGAN DOSIS CAMPURAN M. CPA DARI KENOSFRE TERHADAP PENGENDALIAN GULMA DAUN LEBAR DI PERTANAMAN KELAPA SAWIT (1996)
  67. KAJIAN PENGGUNAAN JENIS MULSA PLASTIK DAN PUPUK MAJEMUK NPK TERHADAP HASIL TANAMAN CABAI. (1996)
  68. PENGARUH DOSIS SEKAM DAN PUPUK KCR TERHADAP HASIL TANAMAN (1997)
  69. KELOMPOK NELAYAN PANTAI KUWARU BANTUL SEJARAH PEMBENTUKAN , KEPEMIMPINAN, AKTIVITAS DAN PERSIAPAN (1998)
  70. PERANAN PEMANFAATAN LAHAN ANDIL HUTAN DALAM USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI “STUDI KASUS DI DESA GRAWANG KEC. SUMBER KAB. REMBANG” (1998)
  71. PENGARUH BERBAGAI VARIASI MEDIA TANAM KOMPOS KALIANDRA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ANGGREK DAN SERANGAN BUSUK DAUN (1991)
  72. PENGARUH BAHAN TURUS DAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN STEK ANGGUR (1995)
  73. PENGARUH PEMBERIAN EM 4 MELALUI DAUN DAN INKULOSI VAN PADA TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT (1999)
  74. STUDI KULTUR DAUN DAUN TEMBAKAU (1990)
  75. ANALISIS PERTUMBUHAN TANAMAN MENTIMUN SECARA HIDROPONIK DENGAN INOKULASI AZOTOBACTER DAN AZOSTO SPIRILUM PADA BERBAGAI KADAR NITROGEN (1997)
  76. PEMULIAAN TANAMAN JAGUNG DENGAN CARA MUTATION BRENDING LANJUTAN PENGUJIAN M3 (1984)
  77. PENGGUNAAN BEBERAPA ZAT PENGATUR TUMBUHAN PADA KUNCIP DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK “NPK” PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT OKULASI MATA TIDUR PADA TANAMAN KARET (1988)
  78. PENGARUH PENAMBAHAN UNSUR HARA KALIUM TERHADAP DAYA HASIL PADI GOGO (1982)
  79. PENGARUH JARAK TANAM DAN UKURAN BENIH PADA HASIL DAN KUALITAS BENIH KACANG TANAH (2001)
  80. TINGKAT INTENSIFIKASI PEMASARAN HASIL KEMAMPUAN SAVING DAN KEMAMPUAN INVESTASI “STUDI KASUS PETANI DI DESA SAMBUNGSARI KEC. WELERI KAB. KENDAL (1981)
  81. INDIKASI PERTUMBUHAN KALUS DAN DIFERENSIASI PADA BUDI DAYA JARINGAN BAWANG PUTIH (1990)
  82. INDUKSI PEMBENTUKAN KALUS PADA KULTUR JARINGAN LADA “PEPER NINGRUM I” (1991)
  83. PENGARUH DOSIS PEMBERIAN KAPUR DAN PEMUPUKAN PHOSPHAT TERHADAP AKTIVITAS PENAMBAHAN NITROGEN PADA NEGULA AKAR DAN PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG TANAH PADA TANAH LATOSOL (1991)
  84. PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN DOSIS PUPUK P TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN WORTEL (1991)
  85. PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS KULIT KOPI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT COKLAT (1989)
  86. PENGARUH PENAMBAHAN PHOSPHAT ALAM, TSP, Ca, CO2 TERHADAP BEBERAPA SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH LATOSOL MERAH PATHUK GUNUNGKIDUL (1989)
  87. PENERAPAN TEKHNOLOGI SURJAN DAN PEMBERIAN PUPUK TSP TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL JAGUNG MANIS (1996)
  88. TANGGAPAN BEBERAPA VARIETAS KACANG TANAH
  89. TERHADAP WAKTU TANAM JAGUNG DALAM SISTEM TUMPANG SARI (2000)
  90. PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH GA3 TERHADAP HASIL PENYAMBUNGAN 3 KLORI BATANG ATAS DURIAN (1997)
  91. PENGARUH KONSENTRASI ATOMIK DAN JUMLAH RUAS PADA PENYETEKAN KOPI ROBUSTA
  92. PERBEDAAN PADA KONSUMSI DAN GIZI KARENA ADANYA PERBEDAAN PENDAPATAN PETANI DI KAB. BLORA JATENG (1996)
  93. PENGARUH PEMBERIAN ROOTONE + WUJAL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERAKARAN BIBIT TEBU “SACCHARUM OFFICINARUM” (1992)
  94. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HIJAU DAN PENGAPURAN TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA PODSOLIK MERAH KUNING (2001)
  95. POLA KONSUMSI PANGAN DAN KEADAAN GIZI MANUSIA USIA LANJUT SERTA BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI PANGAN (1993)
  96. PENGARUH DOSIS PENGGUNAAN SEKAM DAN MACAM MULYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT “LYCOPERSICUM ES CU LENTUM” (1997)
  97. PENGARUH KOSENTRASI NATHIUM ORTHO NETROFENOL “ATONIK” KOMPOSISI MEDIA TANAMAN ANGGUR “VITIS LABRUSCO” (1994)
  98. ANALISIS TERAPAN JARINGAN PENEKAN HUJAN DI DAERAH YOGYA (1996)
  99. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUHAN TERHADAP PERSENTASE BUNGA JADI BUAH , KERONTOKAN BUAH DAN HASIL TANAMAN MANGGA “MANGIFERO INDICALI (1994)
  100. PENGARUH PEMBERIAN ORGANIK SAL TREATMENT “LOST” DAN PUPUK P TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA (1998)
  101. JARAK TANAM DAN BEBERAPA MACAM ZAT KIMIA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG PUTIH (1989)
  102. JARAK TANAM DAN BEBERAPA MACAM ZAT KIMIA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG PUTIH (1989)
  103. PENAMPILAN KEDELAI “GLYARE MAX. I” MARET VARIETAS WILIS DAN RINJANI GENERASI CO HASIL ROMASI SINAR GAMA “50 – 60” (1992)
  104. PENGARUH MACAM MULSA DAN DOSIS PUPUK FOSFAT TERHADAP HASIL TOMAT “LYSOPERSIUM ESULENTUM MISS” VARIETAS BENGKONG (1997)
  105. PENGARUH DOSIS DAN CARA PEMBERIAN PUPUK P TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERONG UNGU “SOLANUM MELONGENA I” (1990)
  106. STUDI TENTANG PERKECAMBAHAN BIJI JAMBU AIR “ TUGENADUEA” (1990)
  107. PENGARUH PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH ROOTOREF DAN ATOMIK TERHADAP KEBERHASILAN PENCOCOKAN SALAK “SALACCA ZALACA GAERT NER VOSS” VARIETAS KERSIKAM KUNING (2003)
  108. MOBILITAS NON PERMANEN DINI UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA TANI DI KEC. PLERET KAB. BANTUL (1992)
  109. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK N DAN SAAT PANEN TERHADAP HASIL TANAMAN BAYAM ROJO (1992)
  110. PENGARUH INTENSITAS PENGASAPAN TERHADAP VIABILITAS BENIH JAGUNG VARIETAS BISMA
  111. PENGARUH KONSENTRASI URINE SAPI DAN FREKUENSI PENYIRAMAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERTUMBUHAN STEK PUPUK TEH
  112. PENGARUH JUMLAH DAUN BAHAN STEK DAN KONSENTRASI AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERTUMBUHAN STEK KOPI ROBUSTA “COFFE CANE PHORA” PIERPE (1996)
  113. PENGARUH STATUS PENGUASAAN TANAH GARAPAN UMUR TANAMAN DAN JAM KERJA MENYADAP TERHADAP LATEKS PADA USAHA TANI KARET RAKYAT DI DESA SIWALEN (2000)
  114. EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHA TANI K. TANAH DAN KEDELAI DI DESA SELOPAMIORO KEC. IMOGIRI BANTUL (2000)
  115. PENGARUH STATUS PENGUSAHAAN TANAH GARAPAN UMUR TANAMAN DAN JAM KERJA MENYADAP TERHADAP HASIL LATEKS PADA TANI KARET DI DESA SIWALAH (2000)
  116. PENGARUH KADAR DAN SAAT PEMBERIAN PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA “LASTURA SATIVA I” (1997)
  117. PENGARUH PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN BENIH BERSERTIFIKAT PADA PT. SANG HYANG SERI REGIONAL MANAGER MALANG (2003)
  118. PENGARUH PARTISIPASI ANGGOTA TERHADAP PERKEMBANGAN KOPERASI UNIT DESA “KUD” SLEMAN KAB. SLEMAN (2001)
  119. PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG VARIETAS C 7 (2001)
  120. MENGKAJI SISTEM TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG “ZEA MISS I” DAN KACANG HIJAU “PHORSEALUS RAMATUS I” (2003)
  121. PENGARUH JARAK TANAM DAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU “VIGNA RADIACA I” (2004)
  122. TANGGAPAN TANAMAN KACANG HIJAU TERHADAP INKULASI “RIZOBIUM DAN PUPUK P PADA TINGKAT POPULASI YANG BERBEDA (2004)
  123. ANALISIS PEMASARAN IKAN LAUT YANG DIPASARKAN DI KAB. PATI (1996)
  124. UJI DINAMIKA POPULASI MIKROBIA TERPILIH DARI BEBERAPA JENIS TANAM AKIBAT PEMBERIAN CACING TANAH DAN MACAM BAHAN ORGANIK DENGAN TANAMAN INDIKATOR CABAI MERAH (1999)
  125. PENGARUH CARA PENYIAPAN LAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADA SAWAH SISTEM TANAM BENIH LANGSUNG (2005)
  126. ANALISIS KEUNTUNGAN PRODUK PESANAN INDUSTRI KECIL KERAJINAN BAMBU CENDANI DI KEC. SEWON BANTUL (2005)
  127. STUDI KOMPARATIF USAHA TANI JAGUNG HIBRIDA DENGAN NON HIBRIDA DI DAERAH KAB. KLATEN (1993)
  128. PERANAN TANAMAN HIAS DENGAN PENCEGAHAN POLUSI UDARA KHUSUSNYA DI WILAYAH TERMINAL ARJOSARI (1995)
  129. PENGARUH KERAGAMAN CARA PERONTOKAN TERHADAP KEHILANGAN HASIL GABAH DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA DI DESA MULYODADI KEC. BAMBANGLIPURO KAB. BANTUL DIY (1995)
  130. STUDI KOMPARATIF PENDAPAT TEH ETC DAN TEH ORTHODOKS DI PERKEBUNAN SEDEP PT. PERKEBUNAN VIII BANDUNG (1993)
  131. STUDI KOMPARATIF BERBAGAI POLA PERGILIRAN TANAMAN B. PUTIH DI KEC. KAJORAN KAB. MAGELANG PROP. JATENG (1993)
  132. USAHA TANI BAWANG MERAH :ALLIUM ASCALOCUM” DI KEC. DUKUH TAU KAB TEGAL (1996)
  133. ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN BENIH CABE KRITING DAN KACANG BUNCIS DAN STRATEGI PEMASARANNYA
  134. PENGARUH PENJUALAN VANILI DI KEC. MELAYA KAB. JEMBRANA PROP. BALI (1995)
  135. PROGRAM KELUARGA SEJAHTERA DALAM USAHA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KEC. BANGUNTAPAN DIY (1997)
  136. ANALISIS USAHA TANI BUNCIS DI KEC. PAKEM KAB. SLEMAN (1999)
  137. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUK PADA USAHA TANI TEMULAWAK “CURCUMA” DI KEC. PRAMBANAN KAB. SLEMAN YK (1999)
  138. ANALISIS INDUSTRI RUMAH TANGGA USAHA GULA KELAPA / STUDI KASUS DI DESA SENDANGREJO KEC. MINGGIR KAB. SLEMAN DIY (1999)
  139. USAHA TERNAK SAPI POTONG KEREMAN DI KEC. PRAMBANAN KAB. SLEMAN (1999)
  140. ANALISIS USAHA AYAM BURAS SEMI INTENSIF DI KEC. SRANDAKAN KAB. BANTUL (1999)
  141. KEADAAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN DI DESA KENITEN KEC GENENG KAB. NGAWI TH. 1988 (1988)
  142. ANALISIS EKONOMI PEMAKAIAN TRAKTOR TANGAN DALAM USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA PENDOWOHARJO KEC. SEWON KAB. BANTUL
  143. STUDI KOMPARATIF ANTARA TANAMAN COKLAT DAN TANAMAN CENGKEH TERHADAP PENDAPATAN DAN KESEMPATAN KERJA PETANI DI DESA SEGULUNG KEC. DAGANGAN KAB. MADIUN JATIM (1995)
  144. PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TANAMAN DHARMASRI 5 Eg DAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH “CAPSICUM ANNUM L” VARIETAS HERO (1995)
  145. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHA TANI KACANG PANJANG “VIGNO SINENSIS” DI KAB. SLEMAN (1999)
  146. KONTRIBUSI USAHA PENGOLAHAN UBI KAYU DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA TANI (STUDI KASUS DI DESA BUGEL KEC. BAGELEN KAB. PURWOREJO) (1999)
  147. FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN USAHA TANI JAMUR KUPING (STUDI KASUS DI KEC. CANGKRINGAN KAB. SLEMAN) (1999)
  148. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN KELAYAKAN USAHA TANI CABAI HOT BEAUTY DI KEC. NGOMBOL KAB. PURWOREJO (1999)
  149. ANALISIS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI KEC. PRAMBANAN KAB. SLEMAN (1999)
  150. PENGARUH KEMITRAAN PETERNAK KAMBING PERANAKAN ETTAWA DENGAN PT. SARANA YOGYA VENTURA TERHADAP PENDAPATAN DAN KESEMPATAN KERJA (STUDI KASUS DI DESA SIDOHARJO KEC. SAMIGALUH KAB. KULONPROGO) (1999)
  151. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENERAPAN TEKNOLOGI PADA PENGEMBANGAN USAHA TANI PEPAYA THAILAND “CAPLE PAPAYA L” (STUDI KASUS DI DESA SANDIREJO KEC. BOROBUDUR, KAB MAGELANG (1999)
  152. PENGARUH DOSIS CASTING DAN KONSENTRASI TRAKANTANOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI GLYCING MAY L MERR (1999)
  153. PENGARUH MACAM PUPUK KANDANG DAN DOSIS PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS “ZEA MAYA SACCA ARATA STURF (2000)
  154. HUBUNGAN LUAS PENGUASAAN LAHAN DENGAN ALOKASI WAKTU KERJA DAN PENDAPATAN PETANI PADA PERTANIAN LAHAN KERING (STUDI KASUS DI DESA TRIWIDADI KEC. PAJANGAN KAB. BANTUL DIY) (1998)
  155. PENGADAAN BERAS DAN OPERASI PASAR BERAS OLEH BULOG DI DIY (2000)
  156. ANALISIS PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM USAHA TANI BAWANG PUTIH “ALIUM SAVITUM L” (1999)
  157. STUDI KELAYAKAN USAHA TANI BABY CORN BEKERJASAMA DENGAN PT. INTI KARYA AGRO DI KEC. KALASAN KAB. SLEMAN (1999)
  158. SUMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA GULA KELAPA DALAM PENDAPATAN RUMAH TANGGA TANI DI KEC. KRETEK KAB. BANTUL (1999)
  159. STUDI KOMPARATIF USAHA TANI BAWANG MERAH MONOKULTUR DAN USAHA TANI BAWANG MERAH TUMPANGSARI DITINJAU DARI PENDAPATAN PRODUKFITAS DAN EFISIENSI USAHA TANI DI KAB. BANTUL (1999)
  160. PENGARUH KONSENTRASI LAA DAN NAUNGAN TERHADAP KEBERSIHAN PENYAMBUNGAN TANAMAN MLINJO (1999)
  161. SKALA USAHA TANI BAWANG DAUN DI KEC CEPOGO KAB BOYOLALI (1999)
  162. PENENTUAN PERIODE KRITIS TANAMAN JAGUNG SEMI VARIETAS HIBRIDA CPT “ZEA MOYS LINN” TERHADAP PERSAINGAN GULMA (1999)
  163. PENGARUH RORAK DI TERAS BANGKU TERHADAP PRODUKTIVITAS LAHAN UNTUK TANAMAN KACANG TANAH
  164. PENGARUH MACAM DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (2002)
  165. ANALISIS PENDAPATAN PENJUALAN BUAH PADA TINGKAT PEDAGANG KIOS DI KOTA YK (1995)
  166. ANALISIS PENYERTAAN MODAL VENTURA BAGI USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI (1999)
  167. PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK KACANG DAN PUPUK NPK “K.K.K” TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA SOSIAL TANAMAN BAWANG MERAH PADA TANAH REGOSOL (2004)
  168. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA WANITA PEMETIK TEH “STUDI KASUS DI PERUSAHAAN PERKEBUNAN NV. TAMBI WONOSOBO (2008)
  169. PENANAMAN TOMAT SEGAR DI PROP. DIY (2003)
  170. PENGARUH TAKARAN PUPUK FOSFAT ALAM DAN PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN HASIL KACANG TANAH (2003)
  171. PENGARUH KONSENTRASI LBA “INDOLE -3 BUTYRIC ACID” DAN JUMLAH RUAS TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK VANILI (2002)
  172. PENGARUH UDARA TERMODIFIKASIDAN PENDIDIKAN JAGUNG MUDA “BABY CORN” DALAM KEMASAN PLASTIK TERHADAP UMUR SIMPAN DAN KUALITAS (1999)
  173. PERBANDINGAN USAH TANI SEMANGKA TANPA BIJI DENGAN USAHA TANI SEMANGKA BIJI “CITRULIUS VULGARIS “ DI KAB. SLEMAN (1999)
  174. OPTIMASI LUAS LAHAN TANAMAN SEMUSIM DI KARANG SEMBUNG KAB. CIREBON (1997)
  175. PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN WORTEL “DAUCUR COROTAL” (1999)
  176. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEIKUTSERTAAN PETANI PETERNAK DALAM KELOMPOK TANI TERNAK SAPI DI KEC. KLOJA KAB. DOMPU NTB (2002)
  177. PENGARUH INOKURASI MIKRORIZA VESIKULER ARBUSKULAR “MVA” DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT CHERRY “LYCOPERSION CERASIFORME”(1999)
  178. PERANAN USAHA SAMPINGAN EMPING MELINJO DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA TANI DI KAB. SLEMAN (1999)
  179. ANALISIS PENDAPATAN PETANI DARI USAHA KELAPA BUTIRAN DAN PENDAPATAN PETANI DARI USAHA GULA MERAH DI KEC. KOKAP KAB. KULON PROGO (1999)
  180. STUDI TENTANG PENGARUH PANJANG SALURAN DEBIT DAN DIMENSI SALURAN TERHADAP KEHILANGAN AIR PADA SALURAN (2000)
  181. KETERKAITAN KARAKTERISTIK PRODUKSI DENGAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU INDUSTRI PANG JATI (STUDI KASUS DI PT PANG JATI RUSTIE FURNITURE KLATEN (2004)
  182. MOTIVASI BISNIS PERTANIAN JAMUR KUPING DI KEC . PAKEM KAB SLEMAN (2006)
  183. KAJIAN TENTANG NILAI PERBANDINGAN DISPERSI DAN NISBAH JERAPAH NATRIUM DALAM HUBUNGANNYA TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT TANAH ALUVIAL DI DAERAH JEPARA (2001)
  184. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEGARAMAN DENGAN NILAI COLE PADA TANAH PANTAI DI KAB. DEMAK (2001)
  185. PERWATAKAN LENGAS DAN AGREGASI TANAH PADA PENGELOLAAN LAHAN BERBEDA DI LERENG TIMUR MERAPI (2000)
  186. PERANAN KELOMPOK TANI DALAM PROGRAM PENINGKATAN MUTU INTENSIFIKASI PADI KASUS PADA ARGODADI KEC. SEDAYU KAB. BANTUL (2005)
  187. PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH MEDIUM JAMUR GONO DERMA VERTISOL TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT REGOSOL (2000)
  188. PENGARUH MACAM TANAMAN PENUTUP TANAH TERHADAP BEBERAPA SIFAT FISIK DAN KIMIA REGOSOL CANGKRINGAN KAB. SLEMAN (2000)
  189. PEMANFAATAN ABU TERBANG BATUBARA UNTUK MENURUNKAN KEJENUHAN ALUMUNIUM PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING BEKAS PENAMBANGAN BATUBARA DI BUKIT ASAM (2000)
  190. PENGARUH GIPSUM DAN PELINDIAN TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT DAN NILAI SAR PADA TANAH GARAMAN DI DEMAK (2000)
  191. PENGARUH VARIETAS UBI KAYU “MARIHOT ESCULENTA CRANTZ” DAN MACAM PROSES PEMBUATAN SLONDOK PADA SIFAT –SIFAT HASIL AKHIRNYA (2001)
  192. PENGEMBANGAN PRODUK SEJENIS FRENCH FRIES BERBAHAN BAKU KETELA POHON SINGKONG DENGAN PENDEKATAN REKAYASA NILAI (2003)
  193. KANDUNGAN MINYAK SLONDOK GORENG HASIL BERBAGAI MACAM CARA PENGOLAHAN DAN PENGGORENGAN (2001)
  194. MEMPERKIRAKAN UMUR SIMPAN SLONDOK MENTAH KERING DAN SLONDOK GORENG DALAM BERBAGAI KEMASAN PLASTIK (2001)
  195. KINERJA KELEMBAGAAN GABUNGAN PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR “9P3A” STUDI KASUS DI KAB. BANTUL (2006)
  196. UPAYA MEMPERTAHANKAN DAYA SIMPAN DAN VIABILITAS BENIH CENGKEH “EUGENIA AROMATICA L MERR DAN PERRY” MENGGUNAKAN POLYETHY LENE GLYCOL (2006)
  197. STUDI PEMBUATAN JAM DARI BERBAGAI VARIETAS SALAK (2003)
  198. ANALISIS KEUNTUNGAN BERBAGAI PRODUK OLAHAN APEL PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KOTA BALI (2006)
  199. LAPORAN SKRIPSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PENJUALAN BUNGA ADENIUM DI KEBUN BUNGA DEA AGRO DEPOK SLEMAN (2006)
  200. ANALISIS USAHA JERUK PAMELO “CITRUS GRANDIS L” DI KEC. SUKOMORO KAB. MAGETAN PROP. JATIM (2001)
  201. KARAKTERISASI TEPUNG TAHU DARI BERBAGAI VARIETAS KEDELAI (2006)
  202. PENGARUH PENGGUNAAN ENZIM BROMELIN KASAR TERHADAP STABILITAS EMULSI SOSIS BEKICOT DAGING SAPI (1991)
  203. PENYEDIAAN NITROGEN DARI PUPUK LEPAS TERKENDALI PADA BAHAN ALFISOL DENGAN SUHU LINGKUNGAN YANG BERBEDA (2000)
  204. APLIKASI DAN STEPS DAN 7 TOOLS PADA STASIUN KERJA PENJAHITAN PADA PT. BHUMI PRAMA CIPTA YOGYA (2003)
  205. OPINI MAHASISWA FAK. PERTANIAN UGM TERHADAP CITRA PERTANIAN DI INDONESIA (2007)
  206. PENGARUH TANAMAN WIJEN TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TENGAH TIGA KULTIVAN NARCIS (2006)
  207. GERAKAN TERPUTUS PADA KONVEYOR DENGAN MEKANISME RODA GENEVA (2004)
  208. PENGARUH BAHAN ORGANIK TERHADAP TINGKAT PEMADATAN TANAH VERTISOL (2004)
  209. ANALISIS USAHA PENGGILINGAN PADI DI KAB. BANYUWANGI (1995)
  210. KECEPATAN PERTUMBUHAN BAKTERI AIR SUSU SEGAR PADA BEBERAPA SUSU RENDAH (1995)
  211. PENGARUH PEMBERIAN MULSA ENCENG GONDOK , MULSA JERAMI DAN MULSA PLASTIK TERHADAP LAJU EVAPORASI REGOSOL PURWOMARTANI KALASAN (2003)
  212. ANALISIS USAHA TANI SEMANGKA “CITRULLUS VULGARIS I” PADA LAHAN PANTAI DI KEC. TEMON KULONPROGO DIY (2002)
  213. ANALISIS FINANSIAL USAHA RICE MILLING UNIT “RMU” TETAP DI KEC. MOYUDAN YK (2006)
  214. PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAPUR (NACI) DAN WAKTU PERENDAMAN TERHADAP KADAR TANIN DAN TINGKAT KESUKAAN BUBUR SORGUM (SORGUM VULGARE) INSTANT (2003)
  215. PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BISULFAT (NaHSO3) DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP SIFAT-SIFAT CABE (CAPSICUM ANNUM) VARIETAS TAIWAN (1993)
  216. PENGARUH PERENDAMAN DALAM LARUTAN CaCl2 TERHADAP TEKSTUR DAN TINGKAT KESUKAAN MANISAN BASAH MANGGA APEL DAN MANGGA NANAS (2005)
  217. PENGARUH PENAMBAHAN ASAM SITRAT TERHADAP KUALITAS JELLY BUAH APEL REME BEAUTY HASIL PENJARANGAN (1990)
  218. FERMENTASI TEPUNG KULIT NANAS SEBAGAI SUMBER PROTEIN MAKANAN TERNAK, KAJIAN TENTANG KOMPOSISI BAHAN PENCAMPUR (1990)
  219. PENGARUH PENAMBAHAN JUMLAH STARTER DAN GELATIN TERHADAP KUALITAS YOGHURT (1993)
  220. POLA ISOTERM SORPSI LEMBAB (ISI) DAN KONDISI KRITIS FLAKE PISANG COVENDISH (1999)
  221. PENGARUH JENIS DAN KADAR GULA TERHADAP BEBERAPA SIFAT FISIKA KIMIA “SOYGHURT” (1994)
  222. ANALISA SISTEM KERJA BAGIAN PELINTINGAN ROKOK MELALUI STUDI GERAKAN DAN WAKTU “MOTION AND TIME STUDY” DI PABRIK ROKOK JAGUNG PADI MALANG (1995)
  223. MOTIVASI/MODIFIKASI SILINDER DENGAN PELAPIS KARET PADA ALAT PENGUPAS KULIT KACANG TANAH SEMI MEKANIS (1999)
  224. PENGARUH LAMA PENUNDAAN PENYULINGAN DAN LAMA PENYULINGAN DAUN KAYU PUTIH “MELALEUSA LEUCADENDRON LINN” VARIETAS BURU TERHADAP RENDEMAN DAN KUALITAS MINYAK (1990)
  225. PENGARUH POLA INTERAKSI KERJA KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN KERJA DI PT MADU BARU PG/PS MADUKISMO YK (2007)
  226. ANALISIS IMPORT KARET INDONESIA OLEH CINA (2007)
  227. KERAGAMAN LAMA VARIETAS KENTANG (SOLANIUM TUBERSUM L) DI DATARAN MEDIUM DALAM SISTEM TANAM TUMPANGSARI DAN PEMBERIAN MULSA (2007)
  228. ADAPTABILITAS DAN STABILITAS LIMA VARIETAS KENTANG DALAM SISTEM TANAM TUMPANGSARI DENGAN JAGUNG MANIS DI DATARAN MEDIUM (2007)
  229. STUDI KOMPARATIF USAHA TANI SAWAH TAMBAK DAN USAHA TANI PADA SAWAH DI KAB. LAMONGAN (1995)
  230. PERANAN WANITA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS PENGRAJIN SUSU SIDOLUHUR DI DESA TAWANGSARI KEC. PENGASIH KAB. KULONPROGO (1992)
  231. PENERAPAN PERSAMAAN ISOTERMI LENGAS MODEL BRUNAUER-EMMET – TELLER (BET) UNTUK PREDIKSI KADAR AIR SETIMBANG DAN PENGKAJIAN PANAS LATEN SORPSI PADA BIJI KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA) (2006)
  232. ANALISIS KOEFISIEN LINTAS KOMPONEN HASIL TERHADAP HASIL BEBERAPA CALON VARIETAS JAGUNG HIBRIDA UMUR DALAM (2006)
  233. PENGARUH LAMA SIMPAN DAN MACAM PENGEMAS SETELAH PENCABUTAN TERHADAP PERTUMBUHAN STOMP JERUK SIAM (CIRUS NOBILIS WUR VAR MICRO CARPA ASSK) (2000)
  234. ANALISIS USAHA TANI KENCUR PADA LAHAN KERING DI KAB. BOYOLALI (2007)
  235. ANALISIS KETERPADUAN PASAR KENCUR DI KAB. BOYOLALI (2006)
  236. ANALISIS RESIKO USAHA TANI JAHE DI KAB. BOYOLALI (2007)
  237. MIKRO FIORA DAN ALFATOKSIN PADA JAGUNG (ZEA MAYS I) DARI KAB. PURBALINGGA JATENG (2007)
  238. KINETIKA PERUBAHAN PEMEKARAN DAN TEKSTUR PADA KARAH YANG DI TAMBAHKAN TEPUNG KEDELAI DENGAN VARIASI KADAR AIR DAN SUHU PENGGORENGAN (2007)
  239. KINETIKA PERUBAHAN TEKSTUR DAN PEMEKARAN KARAN OLEH PENAMBAHAN TEPUNG SUSU DAN VARIASI KADAR AIR (2006)
  240. INOKULASI GANDA JAMUR PELARUT FOSFAT DAN PENGOKSIDASI BELERANG UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAAN FOSFAT DAN SULFAT DARI PUPUK BIOSULFAT (2007)
  241. PELARUTAN P DARI BANTUAN FOSFAT OLEH AKTIVITAS JAMUR PENGOKSIDASIAN BELERANG (2006)
  242. PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAPUR (NaCL) DAN WAKTU PERENDAMAN TERHADAP KADAR TANIN DAN TINGKAT KESUKAAN BUBUR SORGUM “SORGUM VULGARE” INSTANT (2003)
  243. STUDI KELAYAKAN USAHA TANI TERNAK SAPI PERAH KASUS PETERNAKAN SAPI PERAH ABADI MULYA DI KAB. SLEMAN (2001)
  244. RESPON DUA VARIETAS SEMANGKA “CITRULLUS VULGARIS SCHROD” PADA PERLAKUAN DOSIS PUPUK TSP (1995)
  245. PERANAN PERKEBUNAN KAKAO “DHEOBROMA CACAO I” TERHADAP PENDAPATAN DAERAH KAB. SEMARANG (1998)
  246. PENGUJIAN BIOLOGIS TERHADAP KEMUNGKINAN PENGGUNAAN TEPUNG LABU SEBAGAI SUMBER VITAMIN A (1989)
  247. KANDUNGAN PB DAN KUALITAS PINDANG BANDENG (CHANOS-CHANOS) YANG DIBUNGKUS KERTAS KORAN (1996)
  248. KODI BANDING PEMBERIAN GUANO DAN FOSFAT ALAM TERHADAP JUMLAH SERAPAN P. TANAMAN JAGUNG MANIS PADA LATOSOL (1999)
  249. PENGARUH VARIASI WAKTU DAN SUHU EKSTRAKSI PEKTIN TERHADAP TEKSTUR WARNA DAN TINGKAT KESUKAAN JELLY BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOULT) (2005)
  250. ANALISA EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI APEL DI KEC. BUMIAJI KOTA BATU MALANG (2002)
  251. PENGARUH JUMLAH BUKU DAN KONSENTRASI ASAM NAFTALEN (Naa) TERHADAP PERTUMBUHAN STEK ANGGUR (VITIS SP) (1999)
  252. PENGERINGAN DINGIN BIJI-BIJIAN DENGAN PENGUAPAN AIR DALAM RUANG BERTEKANAN HAMPA (1996)
  253. PENYEDIAAN NITROGEN DARI PUPUK LEPAS TERKENDALI PADA BAHAN ALFISOL DENGAN SUHU LINGKUNGAN YANG BERBEDA (2006)
  254. ANALISIS USAHA TANI RUMPUT LAUT DI DESA KUTUH KAB. BADUNG BALI (2002)
  255. OPINI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN TENTANG LAPANGAN KERJA SEKTOR PERTANIAN (UNIVERSITAS 11 MARET SURAKARTA DAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA) (2007)
  256. PENGARUH INTENSIF TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMBIBITAN USAHA TANAMAN HIAS DI LOTUS GARDEN DESA PEDAK KEC. NGAGLIK KAB. SLEMAN YK (2007)
  257. PENGARUH SUMBER DAN DOSIS KALSIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS HASIL KANGKUNG HIDROPONIK (2007)
  258. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MIGRASI TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR INDUSTRI DI DESA SUKUN SIDOHARJO KEC. PULUNG KAB. PONOROGO (2006)
  259. PENGEMBANGAN PRODUK CHIPS BIJI NANGKA DENGAN METODE VALUE ENGINERING (2007)
  260. UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS I.I SEBAGAI PEWARNA DAN ANTIOKSIDAN ALAMI PADA PEMBUATAN ROTI TAWAR) (2007)
  261. ANALISIS FINANSIAL USAHA TERNAK AYAM RAS PETELUR DI PERUSAHAAN PAKEM GEDE PULLET FARM (PGPF) YK (2005)
  262. PERANAN BAITUL MAL WA TAMWIL (BMT) BAROKAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SRIMULYO KEC. JETIS KAB. BANTUL (2007)
  263. PERUBAHAN SIFAT MEKANIS KACANG TANAH WOSE (ARACHIS HYPOGEA L) SELAMA PEMASAKAN DENGAN MANIPULASI TEKANAN (2007)
  264. PENENTUAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN UNTUK MANGGA DAN KACANG HIJAU PADA SKALA 1 : 25.000 DI KEC. SENTOLO KAB. KULONPROGO (2007)
  265. STUDI TENTANG TRANSPORTASI KELAPA SAWIT DI PT. RM XIII (PERSERO) KAB. PASIR KALIMANTAN TIMUR (2000)
  266. ANALISIS USAHA TANI KELAPA SAWIT PESERTA PIR IV TASA DI KEC. BETUNG KAB. MUSI BANYUASIN SUMSEL (2001)
  267. PENGARUH JUMLAH BUKU DAN PENYINARAN TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN LADA (PIPER NINGRUM I) (2000)
  268. PENGARUH TAKARAN PUPUK KANDANG DAN PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PEPINO (SOLANUM MURICATUM ARTON) (2008)
  269. KERAGAMAN GEJALA DARI PENYEBAB PENYAKIT KERITING KUNING CABAI (2007)
  270. PENGARUH JUMLA PEMILIKAN BURUNG PUYUH TERHADAP SISTEM PEMASARAN DI KAB. SLEMAN (1998)
  271. IDENTIFIKASI PENGOLAHAN DAN PEMASARAN KOPI ROBUSTA DI KAB. KULON PROGO (2007)
  272. USAHA TANI PENANGKARAN BENIH KEDELAI BERSERTIFIKAT BEKERJASAMA DENGAN BALAI BENIH INDUK PALAWIJA GADING KEC. PLAYEN KAB. GUNUNGKIDUL (1998)
  273. EFISIENSI INDUKSI PUCUK DAUN TEH DI PT PAGILARAN YK (2008)
  274. EFISIENSI PRODUKSI PUCUK DAUN TEH DI UNIT PT. PAGILARAN KAB. BATANG (2008)
  275. MOTIVASI DAN PERAN SERTA ANGGOTA KELOMPOK HUTAN DALAM PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT DI KEC. GEMAWANG KAB. TEMANGGUNG (2004)
  276. ANALISIS USAHA TANI BAWANG PUTIH (STUDI KASUS DI DESA BANYU MUDAL KEC. SAPU KAB. WONOSOBO (2000)
  277. ASPEK EKONOMI PENGGUNAAN TRAKTOR TANGAN PADA USAHA TANI PADI SAWAH DI KEC. MOJOLABAN KAB. SUKOHARJO (2001)
  278. ANALISIS USAHA TANI PADI MODEL FARM DI KAB. SUBANG JAWA BARAT (2002)
  279. ANALISIS USAHA TANI CABAI MERAH LAHAN PANTAI DI DESA GLAGAH KEC. TEMON KAB. KULONPROGO (2006)
  280. KELAYAKAN DAN PROSPEK USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA BATU BATA DI DESA SRIMULYO KEC. GONDANG KAB. SRAGEN (2006)
  281. PRODUKSI PENDAPATAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA USAHA TANI WORTEL LAHAN SEMPIT DAN LAHAN SAWANGAN MAGELANG (2002)
  282. ANALISIS USAHA TANAMAN HIAS ADENIUM DI BOTANICA GARDEN MAGUWOARJO DEPOK SLEMAN (2001)
  283. STUDI KOMPARATIF USAHA TANI JAGUNG DAN KACANG TANAH PADA LAHAN SAWAH DI KEC. PRAMBANAN KAB. SLEMAN (2000)
  284. ANALISA USAHA TANI MENTIMUN JEPANG (CUCUMIS SATIVUS) KERJA SAMA AGRINDO BOGA SANTIKA DENGAN PETANI (STUDI KASUS DI DESA DALANGAN KEC. TULUNG KAB. KLATEN) (2000)
  285. ANALISIS PENDAPATAN PETANI MISKIN DI DAERAH DESA TERTINGGAL DI KEC. BUTUH KAB. PURWOREJO (1995)
  286. ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHA TANI TERNAK AYAM PEDAGING DI KEC. KALASAN KAB. SLEMAN (1998)
  287. ASPEK SOSIAL EKONOMI BUDI DAYA UDANG (STUDI KASUS DI KEC. JEPARA KAB. JEPARA) (1996)
  288. RENCANA PENELITIAN PERMINTAAN TERIGU DI PROP. DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (2002)
  289. ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHA TAMBAK BANDENG (STUDI KASUS DI DESA PANGANDARAN KEC. TANJUNG, KAB BREBES) (2000)
  290. ANALISIS FINANSIAL UNIT PENGELOLAAN KEGIATAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEC. (UNTUK PPK) JUMAPOLO KAB. KARANGANYAR (2005)
  291. PENGARUH PERLAKUAN PASCA PANEN PENGERINGAN OLEH PETANI TERHADAP TINGKAT : PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM I) STUDI KASUS DI DESA DEPOK KEC. PANJATAN KULONPROGO (1996)
  292. ANALISIS USAHA TANAMAN HIAS DI DESA GIYANTI KEC. CANDIMULYO KAB. MAGELANG (2000)
  293. ALOKASI TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI KECIL DI SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) STUDI KASUS DI DESA SITIMULYO KEC. PIYUNGAN KAB. BANTUL YK (1998)
  294. KELAYAKAN USAHA SALAK PONDOH SISTEM PANEN SEPANJANG TAHUN KELOMPOK USAHA BERSAMA SUKA MULYA KEC. TEMPEL KAB. SLEMAN (2004)
  295. ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK SAPI POTONG DI KANDANG KELOMPOK ANDHINI GUMBOLO DI DUSUN MRISI TIRTONIRMOLO KASIHAN BANTUL YK (2007)
  296. ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI LADA (PIPPER NINGRUM LINN) DI KEC. AIR GEGAS KAB. BANGKA SELATAN (2008)
  297. ANALISIS USAHA TANI LAHAN PANTAI DAN PROSPEK PENGEMBANGANNYA DI KAB. KULONPROGO (2003)
  298. STRATEGI KOMBINASI PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN LINEAR PROGRAMMING (STUDI KASUS DI D DAN D COLLECTIONS BANTUL) (2008)
  299. ANALISIS PERMINTAAN JERUK LOKAL PADA TINGKAT PEDAGANG KIOS DI KAB. SLEMAN (2002)
  300. PENGARUH TIGA MACAM PUPUK KANDANG DAN INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACRO CARPA L SCHEFT BOERL) ASAL BIJI (2008)
  301. PENGARUH INTERVAL APLIKASI PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (ADENIUM ABESUM (FORSSK) ROEM DAN SCHUFFT) PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAH (2008)
  302. PERUBAHAN EKSPOR REMPEYEK SELAMA PENGGORENGAN DENGAN PERLAKUAN PUFFING (2006)
  303. PERUBAHAN TEKSTUR KACANG ATOM DALAM PENGGORENGAN TERENDAM MINYAK (2005)
  304. PERUBAHAN TEKSTUR PADA PENGGORENGAN KACANG METE DALAM MENGGUNAKAN SISTEM CELUP MINYAK (2005)
  305. KAJIAN ALELOPATI GULMA TEKI (CYPERUS ROTUNDUS L) TERHADAP HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L) (2008)
  306. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN MANDOR PETIK TERHADAP MOTIVASI DAN PRODUKTIVITAS KERJA PEMETIK TEH DI UNIT PRODUKSI PAGILARAN (2006)
  307. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI KERJA KARYAWAN PT. PERKEBUNAN NUSANTARA KEBUN BATU JAMU/KERJO ARUM KAB. KARANGANYAR (2004)
  308. FORTIFIKASI PROTEIN HIDROLISAT IKAN PADA PEMBUATAN KECAP KEDELAI (2002)
  309. INDUKSI KETAHANAN VANILI TERHADAP FUSARIUM OXYSPORUM F.SP VANILLAE SECARA IN VITRO DENGAN ETHYL METHARE SURPHONATE (2008)
  310. STRATEGI ADAPTASI NELAYAN PUSAT PRAMUKA KAB. KEPULAUAN SERIBU (2008)
  311. PENGARUH INTERAKSI PEMBERIAN KONSENTRASI LARUTAN LANDETO A DAN KONSENTRASI LARUTAN LANDETO B TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (LYCOPERSIOCUM ESCULANTUM I) VAR SOLANUM LYCO PERSICUM L PYRIFORMA PADA BUDIDAYA HIDROPONIK (2007)
  312. PERBANDINGAN LIPUTAN BERITA PERTANIAN PADA SURAT KABAR NASIONAL DAN DAERAH (LOKAL) : ANALISIS ISI PADA HARIAN KOMPAS DAN KR (2005)
  313. KAJIAN ASPEK KETAHANAN BEBERAPA GENOTIP KEDELAI TERHADAP HAMA PENGHISAP POTONG RIPTORTUS LINEARIS F (HEMIPTERA ALYDIDAE) (2001)
  314. DRAFT SKRIPSI KAJIAN OLEORESIN JAHE SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN PENCITA RASA PADA VIRGIN COCONUT OIL (VCO) (2008)
  315. STUDI KUALITAS AIRDI SUNGAI GELIS KAB. KUALITAS (2008)
  316. ANALISIS PENGGUNAAN TRAKTOR TANGAN PADA USAHA TANI DI LAHAN SAWAH DI DESA JAMBIDAN KEC. BANGUNTAPAN KAB. BANTUL (2000)
  317. SIKAP KONSUMEN TERHADAP PRODUK PANGAN OLAHAN BERLABEL PERGURUAN TINGGI PERTANIAN (STUDI EKSPERIMEN PADA KELOMPOK KONSUMEN DI LUAR PERGURUAN TINGGI UMY) (2008)
  318. HUBUNGAN CURAH HUJAN DAN PRODUKSI JAMBU METE (ANACARDIUM OCCIDENTALE L) DI KEC. KARANGMOJO KAB. GUNUNGKIDUL (2007)
  319. OPTIMASI KONSENTRASI AIR RENDAMAN KEDELAI DAN AIR KELAPA UNTUK MEMPRODUKSI BETA KAROTEN DARI ISOLAT BAKTERI MJ 402 MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI (2003)
  320. MOTIVASI PETANI KAKAO DLAM KEMITRAAN DENGAN PT. PAGILARAN DI KEC. PATUK KAB. GUNUNGKIDUL (2004)
  321. MOTIVASI PETANI KAKAO DALAM KEMITRAAN DENGAN PT PAGILARAN DI KEC. KALIBAWANG KAB. KULONPROGO (2007)
  322. KONTRIBUSI USAHA TANI TANAMAN TEMBAKAU Na 009 st TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KEC. AMBULU KAB. JEMBER (2002)
  323. ANALISIS KOMPARATIF USAHA TANI KEDELAI DAN KACANG TANAH DI KAB. BANTUL (2006)
  324. STUDI EKSPERIMEN TENTANG PEMBUATAN DODOL DARI KULT PISANG (1996)
  325. PENGARUH WARNA SUNGKUP DAN TAKARAN PUPUK ORGANIK DIPERKAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DAUN DEWA (GYNURA SEGETUM (LOUR) MERR) (2008)
  326. PENGARUH TAKARAN PUPUK KANDANG DAN JERAMI SEBAGAI SUBTITUSI PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI SAWAH (2008)
  327. KORELASI DAN PATH ANALYSIS HASIL KACANG HIJAU (VIGERA RADIATA L) DAN KOMPONENNYA (2008)
  328. PENGARUH TIGA MACAM PUPUK KANDANG DAN INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACROCARPA (SCHEFF) BOERL) ASAL BIJI (2008)
  329. TRANSFORMASI GAPOKTAN MENJADI BUMP DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN KEUNTUNGAN PETANI DI KECAMATAN BANTIMURUNG KAB. MAROS PROP. SULSEL (2008)
  330. PENILAIAN ASPEK DAMPAK LINGKUNGAN DAN FINANSIAL INDUSTRI TAHU DI KAB KULONPROGO DAN GUNUNGKIDUL (2008)
  331. PENGARUH PENGGUNAAN GAS ETILEN DAN WAKTU SADAP TERHADAP PRODUKSI KARET (HEVA BRACILIENSIS) (2008)
  332. PENGARUH KONSENTRASI EFEKTIF MIKROORGANISME 4 (EM4) DAN DOSIS BOKASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L) (1996)
  333. PENGARUH KADAR ZAT PENGATUR TUMBUH DEKAMON DAN PUPUK DAUN FOLIAR B TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH (1997)
  334. PENGARUH DOSIS PUPUK CAIR PENDOWO DAN SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI BESAR (CAPSICUM ANNUM L) (1996)
  335. KAJIAN PENGGUNAAN JENIS MULSA PLASTIK DAN PUPUK MAJEMUK NPK TERHADAP HASIL TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L) VARIETAS HOT BEAUTY (1996)
  336. PENGARUH PEMANGKASAN DAN MACAM PUPUK DAUN TERHADAP HASIL TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULETUM MILL) (1996)
  337. PENGARUH DOSIS PUPUK P DAN TRIAKONTANOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS (ZEA MAYS L VAR SACCHARATA STURT) (1996)
  338. PENGARUH DOSIS EM4? DAN LAMA PENGOMPOSAN BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT (2001)
  339. LAJU PENGERINGAN DAUN DENGAN TEKANAN VAKUM (2008)
  340. PENGARUH TAKARAN PUPUK FOSFAT ALAM DAN PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (2008)
  341. IDENTIFIKASI SPECIES NEMATODA SISTA KENTANG (GLOBODERA SPP) DI KAB. BANJARNEGARA DAN WONOSOBO (2009)
  342. PENGARUH PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN BENIH BERSERTIFIKAT PADA PT SANG HYANG SERI REGIONAL MANAGER II MALANG (2002)
  343. PROSES PENGAWASAN MUTU DAN PENGADAAN BENIH BERSERTIFIKAT DI BALAI PENGAWASAN DAN SERTIFIKASI BENIH DI PROP. DIY (1990)
  344. KAJIAN SISTEM USAHA TANI BERBASIS PADI BERWAWASAN AGRIBISNIS (SUTPA) DI KEC. KALIAWANG KULONPROGO DIY DENGAN SISTEM ANAM BENIH LANGSUNG (TABELA) (1999)
  345. PENGARUH PENGGUNAAN BLOTONG TERHADAP PERTAMBAHAN PANJANG BATANG TANAMAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA) (2001)
  346. STUDI KELAYAKAN USAH TANI TERONG JEPANG PESERTA PIR PROYEK USAHA TANI PT. HUMPUS TRADING DI PENGEMBANGAN WILAYAH KERJA KAB. MAGELANG JAWA TENGAH (1997)
  347. PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL PEMBERIAN PUPUK DAUN TRESS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L) VARIETAS SPRING SWALLOW (1995)
  348. LAJU PENGERINGAN DENGAN VARIASI TEKANAN RUANG VAKUM DAN SUHU PADA PROSES PENGERINGAN JAGUNG DENGAN PEMBERIAN PANAS SECARA KONEKSI DARI KOLEKTOR PANAS MATAHARI (2009)
  349. KINETIKA PERUBAHAN TEKSTUR DAN PEMEKARAN KARAH OLEH VARIASI KOMPOSISI , KADAR AIR DAN SUHU PENGGORENGAN (2007)
  350. PERPINDAHAN PANAS DAN MASSA PADA PENGGORENGAN VAKUM SALAK PONDOH (2006)
  351. SIFAT FISIK EKSTRUDAT CAMPURAN TEPUNG UBI JALAR, TEPUNG JAGUNG DAN BAHAN BERPROTEIN DENGAN VARIASI KOMPRESI ULIR DAN DIAMETER DIE (2007)
  352. PERUBAHAN SIFAT TEKSTURAL SLONDOK GETHUK SUSU OLEH VARIASI SUHU, KOMPOSISI DAN KADAR AIR (2006)
  353. PERPINDAHAN PANAS DAN MASSA PADA PEMASAKAN BERTEKANAN BIJI KACANG TANAH DENGAN VARIASI KADAR AIR AWAL (2008)
  354. SIFAT FISIK EKSTRUDAT CAMPURAN TEPUNG BERAS, TEPUNG JAGUNGDAN TEPUNG BERPROTEIN (2008)
  355. PERUBAHAN SIFAT MEKANIS KACANG TANAH WOSE (ANARCHIS HYPOGEA L) SELAMA PEMASAKAN DENGAN MANIPULASI TEKANAN (2007)
  356. PERKEMBANGAN EMBRIO WADER PARI (RASBORA LATERISTRIATA) DI SUNGAI NGRANCAH KAB. KULONPROGO (2008)
  357. PENGARUH PENGGUNAAN KOMBINASI NATRIUM ASETAT DAN BAKTERIOSIN DARI LACTOCOCUS LACTIS TERHADAP KESEGARAN FILET KAKAP MERAH YANG DISIMPAN PADA SUHU RENDAH
  358. ANALISIS TITIK IMPAS DAN ESTIMASI PENJUALAN SUSU DI KOPERASI SUSU WARGA MULYA KEC. PAKEM KAB. SLEMAN (2010)
  359. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN BERAS DI KAB. KARANGANYAR (2008)
  360. RESPONS PETANI TERHADAP PENGENDALIAN HAMA TERPADU BUDIDAYA DI KEC. PAKEM KAB. SLEMAN (2008)
  361. EVALUASI KUALITAS PELAYANAN DISTRIBUSI PADA CV. LESTARI SNEAK DAN BAKERY TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN (2009)
  362. PERAN GELATIN KULT IKAN NILA PADA PROSES EMULFI KASI MINYAK IKAN (2009)
  363. ANALISIS PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL DAN FAKTOR INTERNAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SUSU “SARI KEDELAI BU ADE” DI YOGYAKARTA (2010)
  364. MODEL MATEMATIKA PERUBAHAN KUALITAS SELAMA PENYIMPANAN BUAH APEL YANG TELAH MENGALAMI PENGOLAHAN PRESERVATIF (2010)
  365. MODEL MATEMATIK PERPINDAHAN PANAS , SIFAT FISIK DAN SIFAT KIMIAWI CABAI (CAPSICUM ANNUM L) SELAMA PROSES HOT WATER TREATMENT (HWT) (2010)
  366. PEMBUATAN LEM KAYU DARI ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA DAN SEKAM PADI SERTA ANALISA EKONOMINYA (2009)
  367. PENGARUH MACAM JENIS BAHAN DAN UKURAN BUAH SAAT DIBRONGSONG TERHADAP KUALITAS BUAH BELIMBING DEWI (AVERRHOA CARAMBOLU VAR DEWI) (2009)
  368. ANALISIS EKONOMI MIKRO TANAMAN CABAI (CAPSICUM SP) DENGAN VARIASI PERLAKUAN MULSA DAN PEMBERIAN LIMBAH ORGANIK (2008)
  369. KEMELIMPAHAN COLLEMBOLA PADA FOSFER GULMA SLAM (CHROMOLAENA ODORATA) DI TANAH BATUAN INDUK VULKANIK MERAPI DAN KAPUR DIY (2010)
  370. ANALISIS FINANSIAL PT. MADUBARU PABRIK GULA DAN SPIRITUS MADUKISMO YK (2010
  371. ANALISIS FINANSIAL USAH PEMINTALAN DI PT. INDUSTRI SANDANG NUSANTARARA UNIT PATAL SECANG KAB. MAGELANG (2005)
  372. PENURUNAN PEMBOROSAN SUMBER DAYA PADA INDUSTRI SKOTENG DENGAN PENDEKATAN PEMETAAN ALIRAN NILAI (VALUE STREAM MAPPING) (2010)
  373. KONTRIBUSI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI KEC. SEYEGAN KAB. SLEMAN YK (2009)
  374. PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN PENYAMAK MIMOSA DAN SYINTAN TERHADAP KUALITAS KULIT PARI TERSAMAK (2010)
  375. PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PEMANFAATAN KOTORAN TERNAK SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI KEC BANGUNTAPAN KAB. BANTUL PROP DIY (2011)
  376. PEMBERDAYAAN PETANI AGRIBISNIS PADA SAWAH (ORYZA SATIVA) DENGAN PENERAPAN PUPUK KANDANG (KASUS DI DESA JOGOTIRTO KEC. BERBAH KAB SLEMAN DIY) (2007)
  377. PEMBERDAYAAN PETANI BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA) MELALUI PENGGUNAAN BIJI SEBAGAI BAHAN TANAM DI SANDEN BANTUL DIY (2011)
  378. PERBEDAAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG (ZEA MAYS L) YANG DIJUAL SECARA TEBASAN DAN NON TEBASAN DI KEC. WEDI KAB. KLATEN (2011)
  379. POLA PEMBERDAYAAN AGRIBISNIS PADI ORGANIK (ORYZA SATIVA L) (KASUS DI KEC. MANISRENGGO, KAB, KLATEN PROV. JAWA TENGAH) (2007)
  380. PENGARUH SEKOLAH LAPANG TERHADAP ADOPSI INOVASI PETANI DALAM PERTANIAN ORGANIK DI KEC. SAWANGAN KAB. MAGELANG (2010)
  381. PENGARUH TINGGI TUMPUKAN BAHAN DAN UKURAN BULKING AGENT PADA PENGOMPOSAN LIMBAH PADAT SAPI PERAH DENGAN AERASI PASIF (2011)
  382. PERSEPSI PETANI TERHADAP PROGRAM HUTAN KEMASYARAKATAN DI KAB KONAWE SELATAN (2010)
  383. SISTEM USAHA TANI KONSERVASI KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VALEST) DI BAWAH TEGAKAN (KASUS DI KEC. PATUK KAB. GUNUNGKIDUL DIY) (2006)
  384. PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KEDELAI MELALUI PENGOLAHAN SUSU KEDELAI (KASUS DI KEC. SRANDAKAN KAB. BANTUL DIY) (2006)
  385. MOTIVASI PETANI DALAM MENANAM BUAH NAGA DI KEC. KALIBAWANG KAB. KULONPROGO (2011)
  386. PERBAIKAN SISTEM AGRIBISNIS KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGEAE L) DENGAN PENGGUNAAN VARIETAS UNGGUL UNTUK MENGEMBALIKAN PENYAKIT KARAT DAUN (PUCCINIA ARACHIDIS) (KASUS DI KEC. PLAYEN KAB. GUNUNGKIDUL DIY) (2006)
  387. PEMBERDAYAAN USAH AGRIBISNIS BAWANG MERAH MELALUI PENINGKATAN MOTIVASI DAN SIKAP PETANI DALAM PENGGUNAAN BENIH BAWANG MERAH VARIETAS TIRON (KASUS DI KEC. SANDEN KAB. BANTUL DIY) (2006)
  388. UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PETANI DALAM AGRIBISNIS BAWANG MERAH (KASUS DI KEC. SRANDAKAN KAB. BANTUL DIY) (2006)
  389. PENGARUH JENIS STRATER DAN LAMA FERMENTASI JUS TONGKOL JAGUNG KOSONG (ZEA MAYS L) TERHADAP RENDEMEN DAN SIFAT FISIK ALKOHOL YANG DIHASILKAN (2010)
  390. OPTIMASI PEMBUATAN INSTAN FLAVOUR DAUN SALAM (SYZGIUM POLYANTHUM) DENGAN BAHAN FENSIKAT LAKTOSA (2011)
  391. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK TANI TERHADAP KELOMPOK TANI TRIMULYO DI DESA MARGOLUWIH KEC. SEYEGAN KAB. SLEMAN (2011)
  392. SELEKSI BATANG BAWAH KINA (CHINCHUNA SURMCU BR PAYON) DALAM PEMBIBITAN MELALUI SETEK SAMBUNG (2011)
  393. PENGARUH INTERVAL PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (ARACHUS HYPOGEAEA-L) VARIETAS KANCIL (2011)
  394. FORMULASI DAN EVALUASI SIFAT SENSORIK FISIK DAN KIMIA PRODUK FLAKES BERBASIS TEPUNG KACANG MERAH (PHASEOULUS VULGARIS L) (2011)
  395. FERMENTASI MOCAF : PENGARUH PERBEDAAN VARIETAS SINGKONG TERHADAP KARAKTERISTIK MOCAF (2011)
  396. PENGARUH RASIO BIJI KEDELAI HITAM (GLYCINE MAX (L) MERR) DAN AIR TERHADAP KARAKTERISTIK SUSU KEDELAI DAN USAHA PENURUNAN CITARASA LANGU DENGAN AIR PANAS (2011)
  397. KAJIAN PENERAPAN DISTINT ELEMENT METHODE (DEM) DALAM TEKNIK PERTANIAN (2008)
  398. ANALISIS DATA HUJAN HILANG UNTUK REKAMAN DATA TAHUNAN (STUDI KASUS DI DIY) (2011)
  399. ISOLASI DAN SELEKSI AZAS PIRRILUM SPP PENGHASIL INDOL ASAM ASETAT DAN PENGARUH INOKULASINYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PADI DAN JAGUNG (2010)
  400. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN SOSIALISASI FLU BURUNG DI KOTA YOGYAKARTA (2007)
  401. PERILAKU HARGA TEH HITAM PADA PASAR LELANG PT. KHARISMA PEMASARAN BERSAMA NUSANTARA JAKARTA (2012)

 

Bagikan kepada teman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *