Contoh Skripsi Lingkungan

By | January 19, 2013

Kami menyediakan Berbagai macam judul-judul Referensi baik Skripsi, Tesis Maupun Disertasi yang dapat anda gunakan untuk penyusunan tugas akhir anda baik skripsi, tesis atau disertasi. Dan “Kami menyedikan produk layanan konsultasi, Jasa pembuatan Skripsi, Tesis dan Disertasi serta Olah Data berbagai bidang. : Informasi lebih lanjut ( Konsultasi, Bimbingan & Jasa Pembuatan Skripsi, Tesis & Disertasi – Olah Data Hub Customer Services”

Contoh skripsi lingkungan kode Y (HARDCOPY).


  1. PENGELOLAAN AIR TANAH DANGKAL DALAM PENURUNAN KEKERUHAN DAN KADAR Fe DENGAN PENYARINGAN PASIR BESI DAN MAGNET (1996)
  2. EFISIENSI PENGGUNAAN LAHAN TPA SAMPAH UNTUK SANITARY LANDFILL DI KABUPATEN BREBES (1996)
  3. PENGARUH LIMBAH CAIR PABRIK FARMASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KADAR PROTEIN BIJI KEDELAI [CYCLINE MAX, [L] MERRIL] (1997)
  4. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM DENGAN SUMBER AIR BAKU SUNGAI OPAK DI SEGARAYASA KAB. BANTUL YK (1997)
  5. PENGARUH SUHU DAN WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS AIR MINUM DALAM KEMASAN [STUDI KASUS : MIKROBA DALAM AIR MINUM 2 TANG] (1994)
  6. PENURUNAN KADAR BESI Fe DENGAN AERASI TRAP DAN FILTRASI (1996)
  7. ANALISIS UNSUR Mg, Mn, Al DALAM TANAH DI DAERAH PREVALENSI GONDOK DENGAN METODE APN (1994)
  8. METODE ANALISIS Fe DAN Ni SECARA GRAVIMETRI, TITRIMETRI DAN SPEKTROFOTOMETRI DALAM LARUTAN NIKEL LATERIT (1997)
  9. PENGARUH PEMANFAATAN BLOTONG UNTUK PERBAIKAN SIFAT TANAH (1997)
  10. PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DESA GETAS KEC. PLAYEN KAB. GUNUNGKIDUL (1997)
  11. SANISATI SETEMPAT “ON SITE SANITATION” (KASUS : PEROMBAKAN ORGANIK SECARA MIKROAEROB (TOD) PADA TANGKI SEPTIK YANG BERVENT DAN TANPA VENT DI PERUMAHAN GRIYA WIROKERTEN INDAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (1995)
  12. PENGELOLAAN SANITASI LINGKUNGAN PEDESAAN (STUDI KASUS: PENGARUH JAMBAN TERHADAP KUALITAS AIR TANAH DITINJAU DARI JUMLAH BAKTERI COLIFORM) (1995)
  13. PENGELOLAAN KOLAM RENANG (STUDI KASUS : KOLAM RENANG UMBANG TIRTO YOGYAKARTA) (1995)
  14. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BUANGAN DOMESTIK KOTA BALIKPAPAN (1997)
  15. PENURUNAN KADAR Fe AIR BAKU HOTEL AMBARUKMO DENAN SISTEM CASCADE (1996)
  16. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT DENGAN PROSES ANAEROB (1997)
  17. PERENCANAAN SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH KOTA LOHBENER KAB. DATI II INDRAMAYU (1997)
  18. KARAKTERISTIK FISIK TANAH DI SEKITAR REAKTOR KARTINI TERHADAP Sr – 90 (1997)
  19. PENENTUAN EFEKTIVITAS ANTARA DUA JENIS KOAGULAN FERI FLORIDA DAN PLY ALUMUNIUM KLORIDA UNTUK MENURUNKAN PARAMETER SUSPENDED SOLID DAN WARNA AIR LIMBAH PENYABLONAN (1997)
  20. PERENCANAAN SANITASI AIR LIMBAH DI HOTEL PURI ASRI KODIA DATI II MAGELANG (1997)
  21. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH RSU DR. H. ABDUL MOELOEK LAMPUNG (1997)
  22. PENGENDALIAN NITRIFIKASI DENGAN SUMBER CARBON EXTERNAL PADA PROSES LUMPUR AKTIF (1997)
  23. PROSES DESALINASI MENGGUNAKAN TANAH LEMPUNG SEBAGAI PENUKAR ION (1998)
  24. PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BUANGAN DOMESTIK KODYA MAGELANG (1998)
  25. PENGARUH KARBON AKTIF WAKTU REAKSI DAN AERASI PADA LIMBAH BATIK (1997)
  26. SISTEM PENGUMPULAN DAN TEMPAT PEMBUANGAN SEMENTARA SAMPAH PASAR BANTUL DI KAB. BANTUL (1997)
  27. UJI HAYATI LIMBAH TEKSTIL TERHADAP HEWAN UJI TELAPIAN NILATICA DI PABRIK CAMBRIDE GKBI MEDARI SLEMAN YK
  28. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BUANGAN KOLAM RENANG (STUDI KASUS : KOLAM RENANG UMBANG TIRTO YOGYAKARTA) (1998)
  29. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PABRIK TAHU DENGAN TANAMAN KANGKUNG (IPOMOEA AQUATICA FORSK) (1997)
  30. PENURUNAN KADAR MANGAN DAN KEKERUHAN AIR SUMUR DENGAN PROSES KOAGULASI FILTRASI (STUDI KASUS AIR SUMUR DESA KAUMAN, KAB. BATANG) (1997)
  31. PENGOLAHAN AIR BUANGAN RUMAH PEMOTONGAN HEWAN DENGAN TRICKLING FILTER (KASUS : AIR BUANGAN RUMAH PEMOTONGAN HEWAN NGAMPILAN, KODYA YK) (1997)
  32. PENGELOLAAN SAMPAH PADAT KOTA (STUDI KASUS : TPA TAMBAKLAYA SLEMAN) (1996)
  33. SISTIM PENGELOLAAN SAMPAH OBYEK WISATA CANDI BOROBUDUR (1998)
  34. PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA DENGAN BIOFILTER AZZOLLA MICROPHYLLA (1997)
  35. PENURUNAN KADAR BESI Fe AIR SUMUR DENGAN SISTEM MULTIPLE PLATE FORM AERATOR (STUDI KASUS : DESA JETIS KALURAHAN SINDUADI KEC. MLATI KAB. DATI II SLEMAN DIY (1997)
  36. PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BUANGAN DOMESTIK KOTA KEBUMEN (1998)
  37. PEMBEBANAN ORGANIK LIMBAH INDUSTRI TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PADA BAK AERASI (1998)
  38. PENURUNAN KADAR SUSPENDED SOLID PADA AIR BUANGAN INDUSTRI AREN DENGAN KOAGULASI FLOKULASI (1999)
  39. UPAYA PENURUNAN PARAMETER LIMBAH CAIR DENGAN MEDIA SARINGAN PASIR LAMBAT (STUDI KASUS : PT. KUBOTA INDONESIA DI SEMARANG) (1994)
  40. PENGELOLAAN TEKNIS AIR BERSIH PDAM KARANGANYAR (STUDI KASUS : ALTERNATIF SUMBER AIR BEKU UNTUK PENAMBAHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH) (1995)
  41. PERENCANAAN JARINGAN AIR BUANGAN INDUSTRI TAHU DI TIDAR CAMPUR MAGELANG JATENG (1997)
  42. PERENCANAAN UNTUK PERBAIKAN PROSES INSTALASI DAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) RSU PURWOREJO (1998)
  43. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BUANGAN RSU DAERAH KOTA YK (1997)
  44. PENURUNAN KADAR Cu (TEMBAGA) LIMBAH CAIR PENCUCIAN PERAK DENGAN KANGKUNG (2001)
  45. TEKNIK PENGOLAHAN AIR PERMUKAAN (TELAGA) DENGAN CHLORINE DIFUSER UNTUK PENURUNAN BAKTERI KOLI (KASUS : TELAGA THOWET, GIRISEKAR KEC. PANGGANG, GUNUNGKIDUL DIY) (2001)
  46. PENGARUH KADAR KEROSIN DALAM PREMIUM TERHADAP EMISI GAS KARBON MONOKSIDA (CO) KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA (2001)
  47. PENGGUNAAN LUMPUR AKTIF DALAM PROSES AERASI UNTUK PERBAIKAN MUTU AIR BUANGAN PABRIK KERTAS (BOD DAN SS SEBAGAI PARAMETER) (2001)
  48. PERANCANGAN INSTALASI PENYEDIAAN AIR BERSIH SKALA RUMAH TANGGA DI KAWASAN SEGARA ANAKAN CILACAP (METODE FILTRASI- ION EXCHANGE) (2001)
  49. PENURUNAN FENOL AIR LIMBAH SABLON DENGAN MENGGUNAKAN FeCl3 DAN Al(SO4)3 (2001)
  50. PENGOLAHAN SECARA AEROBIK DENGAN SISTEM HYBRID POND UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN AMOIA (NH3) DAN NITRAT (NO3) PADA LIMBAH CAIR PABRIK SUSU (STUDI KASUS : LIMBAH CAIR PABRIK SUSU PT SARI HUSADA YOGYAKARTA) (2000)
  51. PENGARUH PEMANFAATAN BLOTONG UNTUK PERBAIKAN SIFAT TANAH (1997)
  52. SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PADAT KOTA DI KOTAMADYA BALIKPAPAN (1990)
  53. EFISIENSI PENGOLAHAN AIR BAKU SISTEM PAKET (KASUS : PDAM WAY RILAU BANDAR LAMPUNG) (1993)
  54. PENGOLAHAN AIR MINUM MENGGUNAKAN KOAGULAN PEMBANTU KAPUR, TAWAS DAN FILTRASI DENGAN DOLOMIT
  55. PENYEDIAAN AIR BERSIH DENGAN TEKNOLOGI BIAYA RENDAH (KASUS : PEMANFAATAN AIR HUJAN SEBAGAI SUMBER PENYEDIAAN AIR BERSIH) (2001)
  56. PENURUNAN LOGAM BERAT Cu LIMBAH CAIR DENGAN KITOSAN PADA PT. GLOBE METEL MAKMUR INDUSTRI KOMPONEN SEPEDA DI DESA BANYUDONO BOYOLALI JATENG
  57. PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN AIR BUANGAN INDUSTRI TAHU DI DUSUN DALEMREJO KEBAKKRAMAT KARANGANYAR
  58. PENURUNAN KESADAHAN TOTAL (Ca DAN Mg) PADA AIR SUMUR DANGKAL DENGAN PROSES ELEKTROLISIS
  59. PENGGUNAAN INDEKS SAPROBIK UNTUK MENGEVALUASI TINGKAT PENCEMARAN AIR SUNGAI WINONGO
  60. PENURUNAN KANDUNGAN PERAK (Ag) DALAM LIMBAH CAIR INDUSTRI KERAJINAN PERAK DENGAN TANAMAN LEMNA MINOR
  61. PENURUNAN KADAR SOX DAN NOX MENGGUNAKAN EIXED BED SCRUBBER DENGAN BAHAN ISIAN BIJI KARET (2002)
  62. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH PEMOTONGAN HEWAN DENGAN PROSES BIOFILTER (2002)
  63. PERANCANGAN SISTEM DESILTER/PENJERNIH SEBAGAI PEMINIMASI SUSPENDED SOLID DARI AIR BUANGAN DOMESTIK (STUDI KASUS : AIR BUANGAN DOMESTIK BADAN AIR/RIOOL SOROSUTAN) (2002)
  64. PENURUNAN LIMBAH ORGANIK PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI MINYAK KELAPA DENGAN SISTEM ANAEROB GANDA (2004)
  65. PEMANFAATAN BAKTERI AEROB PADA RIOOL KOTA UNTUK MENURUNKAN COD LIMBAH CAIR PABRIK KERTAS SECARA BIOKSIDA (2001)
  66. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR MINAK KELAPA SECARA DISSOLVED OXYGEN FLOATATION DENGAN PENAMBAHAN MIKROBA (2002)
  67. PENGGUNAAN FIXED BED SCRUBER DENGAN BAHAN ISIAN BIJI KARET DALAM MENURUNKAN KANDUNGAN DEBU (2001)
  68. PEMANFAATAN TANAMAN BAYAM CABUT SEBAGAI PLANTFILTER KADAR BESI TOTAL LEACHATE DALAM TANAH (2002)
  69. TEKNIK KESEHATAN MASYRAKAT (STUDI KASUS : PEMERIKSAAN KUALITAS BAKTERIOLOGI MAKANAN MINUMAN DI LABORATIRIUM KESEHATAN DINAS KESEHATAN KOTA MAGELANG) (2001)
  70. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM DALAM KEMASAN DI KEC. KRADENAN GROBOGAN (2002)
  71. PENURUNAN WARNA AIR LIMBAH BATIK DENGAN KOMBINASI PROSES ELEKTROKIMIA, FILTRASI DAN ADSORBSI (2001)
  72. PENURUNAN PARAMETER TSS DAN COD LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT DENGAN PENAMBAHAN BIO 2000 PADA PROSES AERASI [STUDI KASUS : RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTAMADIA YOGYAKARTA (2002)
  73. PENENTUAN KADAR LOGAM BERAT [Pb, Cd DAN Mn] PADA AIR DAN SEDIMEN SUNGAI GAJAH WONG YOGYAKARTA DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (2003)
  74. PENGOLAHAN LINDI DENGAN PROSES OKSIDASI BIOLOGI SECARA BATCH DENGAN KULTUR AKTIF PSEUDOMONAS (2002)
  75. PENURUNAN PARAMETER BOD, COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DENGAN BIO H (2001)
  76. OPTIMASI KEMAMPUAN BREAKSI BATUAPUNG SEBAGAI PENYERAP ION LOGAM Cu DALAM LIMBAH CAIR INDUSTRI ELEKTROPLATING (2003)
  77. PENURUNAN NITRIT [N02] AIR SUMUR GALI MENGGUNAKAN ZEOLIT DENGAN PROSES PERTUKARAN ION (2001)
  78. KANDUNGAN TIMAH HITAM [Pb] DALAM DAUN TEH-TEHAN [DURANTA REPENS] DI JALAN RING ROAD UTARA (2002)
  79. EFISIENSI PENGOLAHAN BIOLOGIS DENGAN “U” TUBE AERATION SYSTEM AIR BUANGAN RSUD MATARAM TERHADAP PARAMETER BOD DAN COD (2001)
  80. PENURUNAN N03 PADA SUMUR GALI DENGAN MEDIA BREKSI BATU APUNG (2003)
  81. MINIMALISASI Cu DAN Fe TOTAL LIMBAH CAIR AKTIVITAS TPA DENGAN FLOKULASI DAN PERTUKARAN ION DALAM MEDIA ARANG TEMPURUNG PADA SKALA LABORATORIUM (2003)
  82. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH PEMOTONGAN AYAM DENGAN SISTEM DOF DILANJUTKAN DENGAN SISTEM BIOFILTER ANAEROB-AEROB (2003)
  83. EFISIENSI PENGELOLAAN AIR KOLAM RENANG [STUDI KASUS : KOLAM RENANG FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA (2002)
  84. PENGARUH POLA PENYEBARAN DAN LOKASI PENGAMBILAN TERHADAP TINGKAT PENCEMARAN LOGAM BERACUN [Fe DAN Cr] PADA BIOTA LAUT [IKAN DAN ALGAE] DI PERAIRAN PANTAI CILACAP DAN PANTAI DRINI YOGYAKARTA (2002)
  85. PENGARUH PENAMBAHAN PANJANG KNALPOT TERHADAP INTENSITAS KEBISINGAN DI PENGGILINGAN PADI (2001)
  86. PENURUNAN KADAR ZAT WARNA LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK MENGGUNAKAN BAKTERI SECARA AEROBIK (2002)
  87. PEMANFAATAN SERBUK GERGAJI KAYU MAHONI SEBAGAI PEWARNA ALAM TEKSTIL DAN KULIT SECARA EKSTRAKSI ROTAVAPOR (2002)
  88. PENGELOLAAN SABUK HIJAU UNTUK PENANGGULANGAN EROSI DI WADUK SERMO KULON PROGO (2001)
  89. PENURUNAN AMONIAK PADA AKUARIUM IKAN HIAS LAUT DENGAN MENGGUNAKAN PROTEIN SKIMMER DI PT BAHANA AGUNG BIOTECK SURABAYA (2001)
  90. PENGARUH VARIASI JENIS BAHAN DAN SUSUNAN MEDIA SARING SALURAN PERESAPAN DARI TANGKI SEPTIK TANK TERHADAP PENURUNAN COLI TINJA (2002)
  91. DAMPAK PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN TERHADAP KANDUNGAN MERKURI AIR SUNGAI KAHAYAN KALIMANTAN TENGAH (2001)
  92. UPAYA PERBAIKAN KUALITAS AIR LIMBAH RUMAH TANGGA DENGAN FILTRASI SARINGAN PASIR CEPAT DAN PENANAMAN AZOLLA MICROPHYLLA DI KAMPUNG SOROWAJAN YOGYAKARTA (2001)
  93. PENGARUH pH TERHADAP KONSENTRASI Mn DALAM AIR TANAH PADA BERBAGAI WAKTU AERASI (2002)
  94. DESALINASI KLORIDA PADA AIR LAUT MENGGUNAKAN MEMBRAN POLY TETRA FLUORO ETHYLENEN UNTUK PENYEDIAAN AIR BERSIH (2001)
  95. PENGARUH USIA DAN LAMA KERJA TERHADAP KADAR TIMAH HITAM [Pb] DALAM URIN PADA OPERATOR POMPA BENSIN DI YOGYAKARTA (2003)
  96. PENGARUH PENAMBAHAN Ca [OH]2 DAN CaCOs TERHADAP ABU SEKAM UNTUK PENURUNAN LIMBAH B-3 [Cr] (2002)
  97. PENGARUH PENAMBAHAN CACING TANAH MERAH LOKAL PADA PROSES PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK TERHADAP C/N RATIO KOMPOS (2001)
  98. EFEKTIVITAS KANDUNGAN Pb DAN Zn DALAM TANAH SERTA RUMPUT TERHADAP AIR SUSU SAPI DI DAERAH PETERNAKAN MLATI DAN PAKEM SLEMAN (2002)
  99. DAUR ULANG LIMBAH LOGAM CHROMIUM DARI PROSES PELAPISAN LOGAM DENGAN ZEOLIT SECARA SORPSI DAN DESORPSI (2003)
  100. STUDI KUALITAS AIR SUNGAI KARANG MUMUS DI SAMARINDA (2003)
  101. PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DUSUN PARE DENGAN MEMANFAATKAN AIR BUANGAN PABRIK KERTAS BLABAK MAGELANG DENGAN SISTEM KOAGULASI FLOKULASI (2002)
  102. TEKNIK PENGUKURAN KUALITAS AIR BADAN AIR SUNGAI WINONGO YOGYAKARTA (2001)
  103. PERENCANAAN UNIT INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM UNTUK PENGEMBANGAN KAPASITAS PRODUKSI AIR BERSIH PDAM DI KOTA BENGKULU DENGAN SUMBER AIR BAKU SUNGAI NELAS (2001)
  104. PENGARUH KETEBALAN MEDIA AKTIVASI TERHADAP PENURUNAN KADAR BESI [Fe] AIR SUMUR GALI PADA SARINGAN PASIR- CEPAT [STUDI KASUS : AIR SUMUR IBU WASILAH DUSUN BABAKAN, PONCOSARI, SRANDAKAN, BANTUL, PROPINSI DIY] (2002)
  105. EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR [STUDI KASUS: R UMAH SAUT PONDOK INDAH JAKARTA (2003)
  106. PENGOLAHAN TIMAH HITAM [Pb] DALAM TANAH AKIBAT EMISI KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN LINGKAR [RINGROAD] UTARA YOGYAKARTA (2002)
  107. PENGARUH LAMA WAKTU PEMAPARAN DISINFEKTAN GAS OZON TERHADAP PENURUNAN ANGKA KUMAN UDARA PSEUDOMONAS AERUGINOSA [STUDI KASUS : DI RUANG PERAWATAN BAYI RS. DR. SARDJITO YOGYAKARTA] (2002)
  108. PENGARUH JUMLAH LUBANG CHLORINE DIFUSER TERHADAP EFFISIENSI PENURUNAN BAKTERI COLI PADA AIR SUMUR GALI [STUDI KASUS : DI DUSUN KASUFLIN, MARGODADI, SEYEGAN, SLEMAN] (2002)
  109. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DENGAN PROSES FERMENTASI MENGGUNAKAN BAKTERI ACETOBACTER XYLINUM MENJADI NATA DE SOYA (2002)
  110. EVALUASI PENURUNAN PERMUKAAN AIR DANAU TOBA DITINJAU DARI SEGI LINGKUNGAN FISIK (2002)
  111. PENGOLAHAN MERKURI [Hg] DENGAN PENAMBAHAN KOAGULAN A12[S04]3, Ca[OHA]2 DAN Na2S (2001)
  112. PEMANFAATAN KEMBALI RESIN BEKAS DENGAN LARUTAN H2S04 UNTUK PENURUNAN KESADAHAN TOTAL (2003)
  113. PENGARUH VARIASI DOSIS CHLOR DALAM MENURUNKAN COLIFORM PADA AIR SETELAH FILTRASI DI PDAM SLEMAN (2002)
  114. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT DENGAN PROSES ANAEROB (2001)
  115. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH PADA KAWASAN PELABUHAN MUARA BARU JAKARTA (2001)
  116. REMEDIASI TANAH TERKONTAMINASI Cu MENGGUNAKAN ELEKTROKINETIK (STUDI: KONFIGURASI ELEKTRODA 2D)
  117. PENGARUH KUALITAS FELSPAR, SUHU PEMBAKARAN DAN TEKANAN CETAK DALAM PROSES KERAMIK ABU LAYANG PLTU BATUBARA
  118. PERBAIKAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT ISLAM KLATEN DENGAN BAHAN KAPUR DAN PROSES NETRALISASI [STUDI KASUS : PENURUNAN PHOSPAT]
  119. STRATEGI PENGENDALIAN DAN KEBIJAKAN TEKNIS EMISI CO DAN HC PADA KENDARAAN BERMOTOR (2002)
  120. EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA PADA INDUSTRI GULA SRAGI PEKALONGAN (2003)
  121. EFISIENSI PENUTUPAN PISTIA STRATIOTES PADA BAK PENGOLAHAN BERTINGKAT UNTUK MENURUNKAN BOD DAN : DD AIR LIMBAH RUMAH TANGGA (2002)
  122. PENURUNAN PARAMETER SULFIDA SEBAGAI H2S, COD, DAN WARNA PADA LIMBAH CAIR PENYAMAKAN KULIT DENGAN KAPORIT (2002)
  123. STUDI HUBUNGAN ANTARA BERBAGAI FAKTOR LINGKUNGAN DAN KADAR S02 UDARA PADA RUAS JALAN KOTA YANG MEMILIKI PERBEDAAN JENIS VEGETASI DI KOTA YOGYAKARTA (2003)
  124. SANITASI LINGKUNGAN PERUMAHAN DALAM KAITANNYA DENGAN KESEHATAN DAN KESAKITAN PENDUDUK DI KECAMATAN PATUK KABUPATEN GUNUNG KIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (2004)
  125. PERENCANAAN SANITASI AIR BUANGAN DI RUMAH SAKIT UMUM LARANTUKA KABUPATEN FLORES TIMUR NUSA TENGGARA TIMUR (2004)
  126. EVALUASI PENGGUNAAN PESTISIDA TERHADAP TINGKAT AKTIVITAS ENZIM ASETILKHOLINESTERASE DARAH [STUDI KASUS PADA PETANI BAWANG MERAH DI DESA TIRTOSARI DAN PARANGTRITIS KECAMA TAN KRETEK KAB UPA TEN BANTUL (2003)
  127. OKSIDASI SIANIDA PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI PELAPISAN 127 LOGAM DENGAN MENGGUNAKAN KLORIN
  128. PENURUNAN KANDUNGAN PERAK DALAM LIMBAH CAIR PENCUCIAN FILM DENGAN BIOFILTRASI [PISTIA STRATIOTES] (2003)
  129. PERBANDINGAN PENGGUNAAN CALCIUM HYPOCHLORIT [Ca[OCl]2] DAN KALIUM PERMANGANAT [KMn04] SEBAGAI DESINFEKTAN UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN E.COLI PADA AIR SUMUR GALI
  130. PENGARUH KEDALAMAN PENEMPATAN CHLORINE DIFFUSER TERHADAP SISA KLOR DAN JUMLAH BAKTERI COLLI PADA SUMUR GALI 2003 [STUDI KASUS DI DESA BIMOMARTANI, KECAMATAN NGEMPLAK, K4BUPATENSIEMAN] (2003)
  131. PEMANFAATAN ENCENG GONDOK [EICHHORNIA CRASSIPES SOLMJ SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN DASAR PEMBUATAN BIOGAS [STUDI KASUS WADUK RAWA PENING AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG] (2003)
  132. PENURUNAN KADAR TEMBAGA [CU] DENGAN PROSES PENGENDAPAN KIMIA DENGAN LARUTAN KALSIUM SULFAT DAN : 32 KAPUR PADA LIMBAH CAIR PELAPISAN LOGAM DI DESA NDALEM KOTAGEDE YOGYAKARTA
  133. PEMANFAATAN TAWAS, DOLOMlT DAN CAMPURAN TAWAS DOLOMIT UNTUK PENURUNAN KEKERUHAN DAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA PROSES KOPRESIPITASI (2003)
  134. PENGARUH ZAT DESINFEKTAN KARBOL TERHADAP PARAMETER BAKTERIOLOGIS [ESCHERICHIA COLI] PADA SEPTIC TANK (2004)
  135. PENGARUH WAKTU KONTAK DAN KUAT ARUS METODE – ELEKTROLISIS TERHADAP PENURUNAN KADAR PERAK [Ag] PADA LIMBAH CAIR PENCUCIAN FILM (2003)
  136. EFEKTIFITAS INTERVAL WAKTU PEMBERIAN DESINFEKTAN BENZALKONIUM CHLORIDE TERHADAP ANGKA KUMAN TOTAL PADA LANTAI [STUDI KASUS DI KAMAR BEDAH ANAK RS. DR. SARDJITO YOGYAKARTA] (2003)
  137. MINIMALISASI Fe TOTAL LIMBAH CAIR AKTIVITAS TPA DENGAN KOAGULASI, FLOKULASI DAN PERTUKARAN ION DALAM MEDIA ARANG TEMPURUNG PADA SKALA LABORATORIUM
  138. EVALUASI PENGEMBANGAN LAHAN PERKOTAAN DI KOTA SELONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR (2003)
  139. EKSTRAKSI PIGMEN ANTOSIANIN KULIT BUAH MANGGIS DENGAN CAMPURAN ASAM KLORIDA DALAM METANOL (2004)
  140. KOMBINASI PROSES FILTRASI PASIR BALIK DAN ADSORBSI UNTUK PENURUNAN KANDUNGAN ZAT PADAT TERSUSPENSI DAN WARNA PADA LIMBAH CAIR TEKSTIL
  141. PENGENDAPAN KIMIA DENGAN SODIUM KARBONAT UNTUK PENURUNAN KADAR KADMIUM DALAM LIMBAH CAIR PELAPISAN LOGAM (2004)
  142. PENURUNAN KADAR KROM PADA AIR LIMBAH PENYAMAKAN KULIT SECARA KOPRESIPITASI DENGAN MENGGUNAKAN [Ca[OH]2 [KAPUR], A12[S04]3 [TAWAS], DOLOMIT (2003)
  143. PENGOLAHAN PHENOL DALAM LEACHATE TPA SAMPAH PIYUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN TUMBUHAN DUCKWEED [LEMNA MINOR] (2003)
  144. PEMANFAATAN BAGASSE DARI LIMBAH PABRIK GULA UNTUK MENURUNKAN PARAMETER Pb DAN ZAT WARNA PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL (2003)
  145. PERENCANAAN SEPTIC TANK TERPADU DI DUKUH GANDU KULON KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG (2004)
  146. PENGARUH PANJANG JARINGAN PIPA DISTRIBUSI TERHADAP KANDUNGAN KHALOR DALAM AIR MINUM (2003)
  147. PEMANFAATAN BATUAN DOLOMIT SEBAGAI ADSORBEN UNTUK PENURUNAN PARAMETER Fe, Mn DAN KEKERUHAN PADA AIR SUMUR GALI (2003)
  148. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR MONOSODIUM GLUTAMAT DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM AERASI SPLIT TRENCH DAN CHLORINASI (2003)
  149. OPTIMALISASI SEEDING SECARA AEROB UNTUK MENGOLAH LIMBAH SUSU DI PT. SARI HUSADA (2003)
  150. PERBANDINGAN PENGGUNAAN POTTASIUM PERMANGANAT [KMn04] DAN KLORIN [Cl2] SEBAGAI OKSIDAN UNTUK PENURUNAN KANDUNGAN FERRO DAN MANGAN PADA AIR SUMUR GALI [STUDI KASUS SUMUR GALI DI DESA DAGARAN. PALBAPANG, BANTUL, YOGYAKAR TA] (2003)
  151. PENURUNAN KADAR BOD, COD DAN SS PADA AIR BUANGAN INDUSTRI TAHU DENGAN MENGGUNAKAN REAGEN X (2003)
  152. PERENCANAAN SISTEM PENGUMPULAN DAN PENGANGKUTAN SAMPAH KOTA TABANAN BALI (2003)
  153. PENURUNAN KADAR KHROMIUM [Cr] LIMBAH CAIR INDUSTRI PELAPISAN LOGAM DENGAN ION EXCHANGE
  154. PERANCANGAN BANGUNAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PETERNAKAN SAPI KJUB PUSPETA SARI KLATEN (2004)
  155. PENGARUH ALIRAN AIR SUNGAI TERHADAP JUMLAH BAKTERI E.COLI DALAM AIR SUMUR GALI [KASUS DI DUSUN TILAMAN, DESA WUKIRSARI, KECAMATAN IMOGIRI, KABUPATEN BANTUL
  156. DAMPAK AKTIVITAS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI j [PLTP] BERUPA KADAR S02 UDARA DI SEKITAR DAERAH SIKUNANG KABUPATEN WONOSOBO (2004)
  157. PENGOLAHAN DETERJEN DAN TSS DALAM AIR BUANGAN LAUNDRY SECARA KOAGULASI FLOKULASI DENGAN KOAGULAN Fe S04 (2004)
  158. PEMANFAATAN CHLORELLA SP PADA AEROBIK BIOFELTER DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAPIOKA (2003)
  159. PENGARUH KERAPATAN ENCENG GONDOK [EICHORNIA CRASSIPES] TERHADAP BOD, SUSPENDED SOLID, TOTAL N DAN FECAL COLIFORM DI SEKITAR DANAU RAWA PENING KABUPATEN SEMARANG JAWA TENGAH
  160. PENURUNAN KADAR BESI TOTAL DENGAN MANGAN AIR SUMUR GALI MENGGUNAKAN PASTA MIKROBIA (2000)
  161. HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS PENDUDUK DI SEKITAR SUNGAU GAJAH WONG ATAU SUMUR DEKAT SUNGAI DENGAN INSIDENSI PENYAKIT KULIT ALERGI DAN PENYAKIT KULIT INFEKSI DI KELURAHAN WARUNGBOTO UMBULHARJO YOGYAKARTA (2004)
  162. PENGOLAHAN AIR SUMUR MENGANDUNG Fe DAN Mn UNTUK KEBUTUHAN AIR MINUM MENGGUNAKAN FILTER ZEOLIT DAN FILTER KARBON AKTIF DI JOPATEN, SRANDAKAN, BANTUL (2003)
  163. EVALUASI SISTEM LAGOON LIMBAH CAIR TAPIOKA DALAM MENURUNKAN KADAR SIANIDA (STUDY KASUS : PT. TEINESIA JAYA)
  164. PENGARUH ANTARA FREKUENSI KENDARAAN DAN DURASI WAKTU TERHADAP KADAR CO DAN S04 PADA RUAS JALAN JENDERAL SUDIRMAN DAN JALAN URIP SUMOHARJO KOTA YOGYAKARTA (2004)
  165. PENGARUH EXHAUSTER TERHADAP PENURUNAN KADAR DEBU ALUMUNIUM DAN KAPASITAS VITAL PARU-PARU DI LOKASI PENCETAKAN DAN PENGECORAN PADA INDUSTRI LOGAM “ED” GIWANGAN YOGYAKARTA (2003)
  166. PENURUNAN BOD DAN COD LIMBAH CAIR TAHU DENGAN MEMANFAATKAN KAYAMBANG (SALVINA NATANS) (1998)
  167. PENGARUH SUPRADEC TERHADAP KANDUNGAN CN DAN RASIO C/N PADA KOTORAN KUDA DAN AYAM KAMPUNG (2003)
  168. PENGARUH SUPRADEC TERHADAP KANDUNGAN CN DAN RASIO C/N PADA KOTORAN KUDA DAN AYAM KAMPUNG (2003)
  169. REDESAIN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT ISLAM HIDAYATULLAH YOGYAKARTA (2005)
  170. RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI KERAMIK ANEKA INMAS SARANA GRESIK (2006)
  171. EFISIENSI KOAGULAN FERRY KLORIDA (FE Cl3) DAN TAWAS CA12(SO4)3 UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN PERAK (AG) PADA LIMBAH PENCUCI FILM (2004)
  172. COMPOSTING HUMMANURE DENGAN PENAMBAHAN DAUN-DAUNAN KERING (DRY LEAVES) (2006)
  173. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH PERCETAKAN KANISIUS YOGYA (2006)
  174. PENGOLAHAN AIR SUMUR GALI YANG TERCEMAR Pb (2003)
  175. PEMANFAATAN LIMBAH FLESHING DAN PROSES PENYAMAKAN KULIT UNTUK KOMPOS (2000)
  176. PEMANFAATAN LUMPUR LIMBAH DOMESTIK SEBAGAI PUPUK ORGANIK DENGAN AKTIVATOR STAR DEC (STUDI KASUS : LUMPUR IPAL SEWON BANTUL YOGYAKARTA) (1993)
  177. PEMILIHAN LOKASI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH DIWILAYAH AGLOMERASI PERKOTAAN YOGYAKARTA (2006)
  178. PERENCANAAN PENGOLAHAN PERSAMPAHAN DI KAWASAN KAMPUS TERPADU UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA (2004)
  179. PEMANFAATAN LIMBAH KELAPA SAWIT MENJADI BAHAN BAKU BRIKET BIOARANG (2003)
  180. PERENCANAAN PENGOLAHAN PERSAMPAHAN KOTA LUBUK PAKAM KAB. DELI SERDANG (2004)
  181. PERENCANAAN ALAT PENGOLAH TINJA RUMAH TANGGA SEBAGAI GAS BIO TYPE KONTINYU
  182. KAJIAN KARBON MONOKSIDA DALAM EMISI KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA (2004)
  183. SISTEM PENGOLAHAN SAMPAH PASAR PADA TAHAP PENGUMPULAN SAMPAI PEMBUANGAN AKHIR DI PASAR KOLOMBO (1997)
  184. SISTEM PENGOLAHAN SAMPAH PASAR PADA TAHAP PENGUMPULAN SAMPAI PEMBUANGAN AKHIR DI PASAR KOLOMBO (1997)
  185. PERENCANAAN SEPTIK TANK TERPADU DIDUKUH GANDU KULON KEC. NGADIREJO KAB. TEMANGGUNG (2004)
  186. PENGARUH JUMLAH DAN DIAMETER LUBANG CHLORIN DIFFUSER TERHADAP EFEKTIVITAS CHLORINASI PADA SUMUR GALI DI DESA SABDODADI KEC, BANTUL KAB. BANTUL (2003)
  187. PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH SUNGAI NGUMENG SEBAGAI ALTERNATIF AIR MINUM PDAM KEC. SAMBIREJO KAB. SRAGEN JAWA TENGAH (2006)
  188. REKAYASA TEKNOLOGI SARINGAN DENGAN MEDIA TANAH GAMBUT SEBAGAI PENYEDIAAN AIR BERSIH DARI AIR SUNGAI SKALA RUMAH TANGGA DI KATINGAN KAB KATINGAN PROP KALTENG (2005)
  189. PEMANFAATAN ADSORBEN BEKAS UNTUK MENURUNKAN KADAR BESI DENGAN MENGGUNAKAN POTASIUM PERMANGANAT (2004)
  190. PENURUNAN JUMLAH ESCHERCHIA COLI AIR SUMUR GALI DENGAN PENYINARAN LAMPU ULTRA VIOLET (2003)
  191. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BUANGAN RUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROP. DIY DENGAN LUMPUR AKTIF (2003)
  192. PENGARUH WAKTU KONTAK PEMBERIAN KITOSAN UNTUK PENURUNAN LOGAM BERAT Pb, Cd, DAN COD PADA LIMBAH CAIR PERCETAKAN (2005)
  193. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BUANGAN PEMUKIMAN DI KEL. PRAWIRODIRJAN DENGAN SISTEM SEPTIC TANK DAN AERATION (2005)
  194. PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KELURAHAN BENDUNGAN HILIR JAKARTA PUSAT (2006)
  195. PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI PDAM TIRTA MAKMUR KAB. SUKOHARJO JATENG (2005)
  196. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LEACHATE TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH HUTAN PANJANG BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN (2006)
  197. ANALISIS KEBUTUHAN AIR PERIODE 2005-2006 DI DAERAH ALIRAN SUNGAI LUK ULO WAWAR COKROYASAN (2007)
  198. PEMANFAATAN GANGGANG (HYDRILLA VERTI CILLATA ROYLE) DALAM PERBAIKAN PARAMETER DAN KIMIA LIMBAH CAIR RSUP DR. SARDJITO YK (2001)
  199. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT PATMASURI YK (2006)
  200. EVALUASI KAPASITAS PARKIR KENDARAAN RODA EMPAT DI PLAZA AMBARUKMO YK (2008)
  201. PENGOLAHAN SAMPAH SECARA TERPADU DI PERUMAHAN PAMUNGKAS YOGYAKARTA (2008)
  202. PENGARUH LAMA WAKTU KONTAK ENCENG GONDOK DALAM PENURUNAN TSS . COD DAN BOD PADA LIMBAH CAIR RUMAH PEMOTONG HEWAN KOTA KUPANG (2008)
  203. REKAYASA ALAT FLOTASI DENGAN SKIMING UNTUK PENGAMBILAN BUSA AIR BUANGAN MENGANDUNG DETERJEN (2004)
  204. IMMOBILISASI FLY ASH BOTTOM ASH DARI PROSES PEMBAKARAN BATUBARA UNTUK PEMBUATAN WASTE POTTERY (2007)
  205. REKAYASA BAKINTERCEPTOR DENGAN SISTEM TOP AND BOTTOM TRANSVERSE BAFFLES UNTUK PEMISAHAN MINYAK LEMAK DALAM AIR (2008)
  206. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR TINJA (IPLT) DI KAB. BANTUL DENGAN KOLAM STABILISASI (2008)
  207. DEGRADASI MINYAK DAN LEMAK DALAM AIR LIMBAH INDUSTRI KELAPA SAWIT DENGAN TEKNOLOGI OZON (2008)
  208. HUBUNGAN FAKTOR RESIKO DENGAN KADAR PESTISIDA GOLONGAN ORGANOFOSFAT DALAM DARAH PETANI DI DUSUN PURWODADI PAKEM BINANGUN KEC. PAKEM KAB. SLEMAN (2008)
  209. PENURUNAN BOD, COD DAN TSS PADA LIMBAH TAHU DENGAN MENGGUNAKAN LEMNA MIROR DAN SALVINIA MOLESTA (2008)
  210. UJI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BREKSI BATU APUNG UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN TEMBAGA (CU) DAN PERAK (AG) PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI PEMURNIAN EMAS (2007)
  211. PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR GAMBUT DI KELURAHAN KALABAHI TIMUR KEC. TELUK MUTIARA KAB. ALOR NTT (2003)
  212. KAJIAN KONDISI VEGETASI DAN SISTEM PENGOLAHAN HUTAN KONSERVASI TAMAN WISATA ALAM PANTAI PANJANG BENGKULU (2008)
  213. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH UNTUK PENURUNAN BOD, COT DAN TSS PADA AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU DENGAN ANAEROB RABIC PRO DAN UPLIFT AEROBIC FILTER (2008)
  214. TEKNOLOGI OZONISASI UNTUK MENURUNKAN KADAR COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI PERCETAKAN (2008)
  215. PERBAIKAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR KARET DENGAN SISTEM AERASI FILTRASI DAN SEDIMENTASI (2008)
  216. PEMANFAATAN LIMBAH BATUBARA EKS PT. JOGJATEK SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI SEMEN PADA CAMPURAN MORTAR (2008)
  217. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PABRIK TAHU SECARA KOMUNAL DI KAWASAN INDUSTRI TAHU DI GUNUNG PAYUNG KOTA BANJARBARU KALSEL (2008)
  218. UJI POTENSI JENIS TANAMAN PERINDANG SEBAGAI PENYERAP ZAT PENCEMAR UDARA STUDI KASUS JALAN MENTRI SUPENO YK (2007)
  219. PEMANFAATAN CAMPURAN TANAH LIAT DAN ARANG SEBAGAI MEDIA FILTER UNTUK MENURUNKAN KADAR WARNA , KEKERUHAN DAN KESADAHAN AIR SUNGAI GAJAH WONG (2005)
  220. MINIMALIS KADAR BOD WARNA DAN BAU LIMBAH CAIR SUSU SECARA KOAGULASI –FLOKULASI YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN ADSORBSI (STUDI KASUS LIMBAH CAIR PENGOLAHAN AWAL SUSU DI KUD CEPOGO BOYOLALI) (2008)
  221. REKAYASA TEKNOLOGI SARINGAN SEBAGAI MEDIA TANAH GAMBUT SEBAGAI PENYEDIAAN AIR BERSIH DARI AIR SUNGAI SKALA RUMAH TANGGA DI KATINGAN KAB. KATINGAN PROP. KALTENG (2005)
  222. PERBAIKAN KUALITAS MINYAK PELUMAS BEKAS MENGGUNAKAN TEKNOLOGI OZON (2007)
  223. PENENTUAN FAKTOR-FAKTOR JAM PUNCAK DAN HARIAN MAKSIMUM PADA POLA PEMAKAIAN AIR DI KEC. KALASAN SLEMAN YK (2005)
  224. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH KOMUNAL INDUSTRI KECIL BATIK DESA KLIWONAN MASARAN SRAGEN JATENG (2008)
  225. PEMANFAATAN KEMBALI RESIN BEKAS HASIL PENGOLAHAN AIR KETEL UNTUK PENURUNAN KANDUNGAN KHROMIUM PADA LIMBAH CAIR PELAPISAN LOGAM DENGAN PENAMBAHAN KUAT DAN RASA KUAT (2008)
  226. PERANCANGAN SISTEM PERPIPAAN DAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI KAWASAN INDUSTRI PIYUNGAN KAB. BANTUL PROP DIY (2008)
  227. ANALISIS KUALITAS AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDY) (2008)
  228. PERBANDINGAN TANAMAN SEMANGGI AIR (MARSILEA CRENATA) DALAM MENYERAP Fe DAN Cd PADA LIMBAH SIMULASI (2008)
  229. PENGOLAHAN LIMBAH CAIR CUCIAN DAPUR DI RM BAKSO CAK MAHMUD JALAN KUSUMA NEGARA YK DENGAN PROSES FAKULTATIF MENGGUNAKAN MEDIA BIJI SALAK (KENTHOS) (2008)
  230. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH HOTEL MARRIOT MEDAN (2006)
  231. PEMANFAATAN LIMBAH BATUBARA EKS PT. YOGYATEK SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI SEMEN PADA CAMPURAN MORTAR SEMEN (STUDI KASUS : PERBANDINGAN VOLUME SEMEN PASIR 1 : 2 DENGAN SUBSTITUSI FLY ASH –KAPUR 0%, 20%, 40%, 60%, 80% , 100% TERHADAP BERAT SEMEN) (2009)
  232. SISTEM MINERALISASI PADA PENAMPUNG AIR HUJAN DALAM PENANGGULANGAN KRISIS AIR DI KEC. SEMIN GUNUNGKIDUL (2008)
  233. EFEKTIVITAS SINAR ULTRA VIOLET DALAM DESINFEKSI KUMAN UDARA DI RUANG ISOLASI BADAN PELAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM KAB. MAGELANG (2008)
  234. REDESAIN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR (IPLC) PARAMITA UTAMA DIAGNOSTIC CENTER (PUDC) YK (2009)
  235. KANDUNGAN Pb PADA MAKANAN PEDAGANG KAKILIMA DISEKITAR PASAR BERINGHARJO YK (2009)
  236. PERENCANAAN SALURAN AIR BUANGAN DOMESTIK DI KOMPLEK PERUMAHAN AMACO PALANGKA RAYA (2007)
  237. DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAN AKTIVITAS SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA PANTAI TIRTA KUNING TANJUNG SELOR KALTIM (2007)
  238. PENGARUH ADIKTIF Pb3 O4+ TSG FRIT TERHADAP BLOK HASIL KERAMIKISASI (O3(PO4)2 YANG MENGANDUNG KONTAMINAN VRANIUM (2007)
  239. PENGOLAHAN AIR HUJAN DENGAN MINERALISASI FITRASI DAN DISINFEKSI SEBAGAI ALTERNATIF AIR BERSIH KEL. SEMIN GUNUNGKIDUL (2006)
  240. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI NATA DE COCO BOYOLALI JATENG (2007)
  241. EFEKTIVITAS SINAR ULTRA VIOLET DALAM DESINFEKSI KUMAN UDARA DI RUANG ISOLASI BADAN PELAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM KAB. MAGELANG (2008)
  242. EFEKTIVITAS SEBAGAI JENIS DESINFEKTAN YANG DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN FOGING TERHADAP PENURUNAN ANGKA KUMAN DI RUANG OPERASI BADAN PELAYANAN KESEHATAN RSU KAB. MAGELANG (2009)
  243. PEMANFAATAN LIMBAH DARAH AYAM SEBAGAI PAKAN IKAN MUJAIR (2009)
  244. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BUANGAN PEMUKIMAN DI KEL. PRAWIRODIRJAN DENGAN SISTEM SEPTIC TANK DAN AERATION (2006)
  245. PRA RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LEACHATE TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH HUTAN PANJANG BANJARBARU KALSEL (2006)
  246. STUDI PENURUNAN NITROGEN AMONIUM LIMBAH TAMBAK KERAPU DENGAN MENGGUNAKAN ROUGHING BIOFILTER HORISONTAL (2006)
  247. ENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN FISIK TERHADAP MENINGKATNYA JUMLAH PENDERITA DBD DI KEL. BANGUNTAPAN BANTUL YK (2008)
  248. STUDI PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR DI DAS CITARUM HULU (2009)
  249. PENGELOLAAN SAMPAH PADAT MEDIS RS. BERSALIN SSPS SANTO GABRIEL ENDE FLORES NTT (2009)
  250. HUBUNGAN KUALITAS LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ISPA PADA BALITA DI PEMUKIMAN KALI CODE (2008)
  251. PEMANFAATAN SLUDGE RUMAH SAKIT SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF PEMBUATAN BATU BATA MERAH (2009)
  252. PENDUGAAN EROSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE USLE DI SUBDAS MARTAPURA KOTA BANJAR BARU PROP KALSEL (2009)
  253. PERENCANAAN REHABILITASI DAERAH ALIRAN SUNGAI TUMUTU DI KAB TIMOR TENGAH SELATAN (2009)
  254. TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH TAHU SISTEM UP FLOW DENGAN MEDIA ANYAMAN PLASTIK BENTUK BOLA (2005)
  255. BIODEGRADASI METHYL TEPTIARY BUTYL ETHER (MTBE) OLEH BAKTERI PSEUDOMONAS PUTIDA IFO 14796 (2002)
  256. PENGELOLAAN SAMPAH PADAT DI RUMAH SAKIT PT. ARUN NGL CO. LHOKSEUMAWE (1996)
  257. UJI HAYATI LIMBAH TEKSTIL TERHADAP HEWAN UJI TILAPIAN NILATICA DI PABRIK CAMBRIC GKBI MEDARI SLEMAN YK (1989)
  258. KAJIAN SOSIAL EKONOMI DAN KESEHATAN PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH AKHIR (TPA) PIYUNGAN (2008)
  259. PEMANFAATAN KARBON AKTIF PASAR KAYU SENGON SEBAGAI ABSORBEN LOGAM BERAT Fe PADA LIMBAH SIMULASI Fe (2010)
  260. PRA RANCANGAN UNIT PENGOLAHAN GAS BUANG PLTU BATUBARA DENGAN KAPASITAS 20.000 M3/JAM (2006)
  261. PENURUNAN KONSENTRASI BOD P DAN MINYAK LEMAK LIMBAH CAIR RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) DENGAN SEQUENCHING BATCH REACTOR (SBR) (2008)
  262. ANALISA KEHILANGAN AIR PADA JARINGAN DISTRIBUSI PDAM BANTUL UNIT SEDAYU (2010)
  263. PENELUSURAN BANJIR SUNGAI MAMBU RUAS UNIVERSITAS GAJAH MADA (2011)
  264. REKAYASA LORONG UDARA STERIL BER AC DENGAN ULTRA VIOLET PADA RUANG BEDAH SENTRAL RSD PANEMBAHAN SENOPATI KAB. BANTUL (2005)

Contoh skripsi lingkungan kode AJ (HARDCOPY).

  1. KEPARIWISATAAN PANTAI DI KAWASAN PARANG TRITIS DAN DAMPAK LINGKUNGANNYA (2001)
  2. PERANAN DINAS KEBERSIHAN KOTA MADYA UJUNG PANDANG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU KOTA ADIPURA (1999)
  3. EVALUASI KUALITAS LINGKUNGAN PEMUKIMAN PADA KEGIATAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN BER- TUMPU PADA KELOMPOK (P2BPK) DI KOTA KENDARI (2003)
  4. EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH BANTUL DI KABUPA- TEN BANTUL (2003)
  5. OPTIMALISASI SISTEM PENERIMAAN MAHASISWA BARU DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA, DENGAN TEKNOLOGI O.M.R. (2003)
  6. PEMILIHAN TYPE RUMAH DALAM PEMBANGUNAN REAL ESTAT.STUDI KASUS PADA PERUMAHAN PERMATA MONJAL (2001)
  7. EVALUASI TERHADAP HASIL PEMANTAUAN KEAMAN AN BENDUNGAN.(STUDI KASUS BENDUNGAN SERMO) (2005)
  8. FAKTOR-FAKTOR PENTING DALAM REVITALISASI ELEMEN KAWASAN PANTAI (URBAN WATER FRONT) STUDI KASUS KAWASAN JALAN PENGHIBUR PANTAI LOSARI, MAKASAR (2002)
  9. PERANAN MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN HU- TAN LINDUNG JOMPI UNTUK PELESTARIAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN MUNA SULAWESI TENGGARA (2005)
  10. KAJIAN PEMUKIMAN KEMBALI PENDUDUK BANTAR AN SUNGAI BRANTAS DI KOTA MALANG (2003)
  11. PENGARUH TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH PIYUNGAN TERHADAP KUALITAS AIR TANAH DAN AIR PERMUKAAN DIDESA SITIMULYO KEC PIYUNGAN (2000)
  12. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI DAN JALUR HIJAU DI TEPIAN SUNGAI KAHAYAN (2000)
  13. KAJIAN PERKEMBANGAN FISIK KOTA-KOTA YANG DILALUI JALUR LINTAS SUMATRA DI KABUPATEN SAWAH LUNTO/SIJUNJUNG, PROP. SUMATERA BARAT (2003)
  14. EVALUASI PEMEKARAN WILAYAH KABUPATEN DI PROPINSI KALIMANTAN TENGAH. STUDI KASUS: BERBASIS DAS DAN NON-DAS (2004)
  15. PREFERENSI RUMAH PEKERJA INDUSTRI DI PULAU BATAM. STUDI KASUS DI KAWASAN INDUSTRI BATAMINDO (2004)
  16. ANALISIS PERBEDAAN PERENCANAAN PENGGUNAAN AIR BERSIH AKIBAT PROSES URBANISASISTUDI KASUS PADA PEMUKIMAN POGUNG REJO DAN PEMUKIMAN KALI CODE (2002)
  17. PERAN TRANSPORTASI JALAN DARAT TERHADAP PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN WILAYAH KEC. SUPIORI SELATAN, KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BIAK NUMF (1999)
  18. PENGARUH PERTUMBUHAN PERUMAHAN TERHADAP PERKEMBANGAN FISIK KOTA TULUNG AGUNG (1998)
  19. PENGARUH PERTUMBUHAN PERUMAHAN TERHADAP PERKEMBANGAN FISIK KOTA BANDAR LAMPUNG (2000)
  20. KAJIAN PENGARUH PERUBAHAN SPASIAL KOTA KEDIRI (2002)
  21. ANALISIS SPASIAL DAN EKONOMI PELAYA PASAR SENTRAL RAHA TERHADAP WILAYAH SEKITARNYA (2005)
  22. KONFLIK PERTANAHAN DAN KETAHANAN SOSIAL.(STUDI KASUS DI KAB. DELI SERDANG SUM-UT) (2001)
  23. PENGARUH DUST PROPORTION TINGGI DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPUR AN PANAS BETON ASPAL DENGAN KADAR FILLER TINGGI BERDASARKAN UJI MARSHALL (2002)
  24. BIOAKUMULASI RAKSA (HG) PADA MAKROZOOBEN TOS DI PERAIRAN SUNGAI KALI GARANG, SEMARANG (2003)
  25. FUNGSI DAN MAKNA RUMAH BUGIS DALAM LINGKUNGAN PERMUKIMAN ADAT TORAJA (2005)
  26. STUDI PERBANDINGAN ANTARA KOTA PADANG PANJANG DAN KOTA ADMINISTRATIF KLATEN DARI PERSPEKTIF PENENTUAN STATUS. (STUDI KASUS KOTA PADANG PANJANG DI SUM-BAR DAN KLATEN DI JATENG (2002)
  27. MODEL KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP SISTEM PELAYANAN DI TERMINAL GIWANGAN JOGYAKARTA (2005)
  28. PERAN DAN KONTRIBUSI MODAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN PERUMAHAN MASYARAKAT MISKIN. STUDI KASUS PEMBANGUNAN PERUMAHAN KELUARGA MISKIN NON PENGUNGSI DI DESA POSSO KEC. TELUK AMBON BAGUALA, KOTA AMBON (2006)
  29. LUMPUR TSUNAMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESUBURAN TANAH DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR PROPINSI NANGROE ACEH DARUSSALAM.STUDI KASUS TANAMAN BAYAM) (2006)
  30. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BIDANG KEHUTANAN DI KABUPATEN TABALONG. (STUDI PERATURAN DAERAH NO. 07 TAHUN 2002) (2006)
  31. KERUSAKAN DAN PELESTARIAN HUTAN DI KECAMATAN KEI KECIL KABUPATEN MALUKU TENGGARA, PROPINSI MALUKU (2006)
  32. UNJUK KERJA RUN-UP DAN RUN-DOWN PADA LERENG BERTANGGA (2006)
  33. DEGRADASI LIMBAH LIGNOSELULOSIK OLEH BARBAGAI JENIS JAMUR KAY (2002)
  34. PERUBAHAN PEMANFAATAN RUANG TERBUKA HIJAU. STUDI KASUS KOTA PALANGKARAYA (2005)
  35. DETEKSI PERSEPSI WARNA BERDASARKAN SPEKTRA (2007)
  36. BEBERAPA SIFAT OPERATOR NORMAL PADA RUANG HILBERT (2000)
  37. SEMIGRUP REGULER DENGAN TRANSVERS INVERS IDEAL KIRI (2006)
  38. ANOMALI PERKEMBANGAN WILAYAH DI KAB. FLOWER TIMUR (2000)
  39. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIFI- TAS PELAKSANAAN PROGRAM INISIATIF MASYARA- KAT SETEMPAT NUSA TENGGARA AGRICULTURAL AREA DEVELOPMENT PROJECT (IMS-NTAADP) DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH (2003)
  40. KAJIAN PROSES PERENCANAAN PARTISIPATIF DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN DI KABUPATEN FLORES TIMUR PROPINSI NTT (2002)
  41. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROSES PERENCANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN DI KECAMATAN TALANG KELAPA KABUPATEN MUSI BANYUASIN (2007)
  42. EVALUASI EFEKTIFITAS FORUM PEMBANGUNAN KELURAHAN PADA ERA OTONOMI DAERAH DI KOTAMADYA JAKARTA SELATAN. STUDI KEC. PASAR MINGGU DAN KEC. CILANDAK (2002)
  43. SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA DENGAN STUDI KASUS DI BANK x SUMATERA SELATAN (2005)
  44. ANALISIS PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI AKADEMIK DI LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI, UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG, SEMARANG (2006)
  45. KAJIAN LAHAN TERLANTAR DI KOTA JOGYAKARTA (2007)
  46. PENGEMBANGAN SISTEM DENDA PADA PENYELENG- GARA BUSWAY DI JAKART (2007)
  47. EVALUASI ERGONOMI RUANG KEMUDI BUS NON EKONOMI JURUSAN JOGYA – SEMARANG (2000)
  48. PENGEMBANGAN SISTEM ANGKUTAN SEKOLAH DI DKI JAKARTA
  49. KARAKTERISTIK PERMUKIMAN TEPIAN SUNGAI MAHAKAM (STUDI KASUS: KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG KOTA SAMARINDA) (2001)
  50. SISTEM INFORMASI UNTUK MENGANALISIS PERILAKU DLM BERBELANJA (STUDI KASUS DI PASAR SWALAYAN SRI RATU PEMUDA SEMARANG) (2002)
  51. SIMILARITAS DAN SIMILARITAS BLOK (2002)
  52. SYARAT PERLU DAN CUKUP UNTUK UNIT DAN PEMBAGI NOL DLM RING DERET PANGKAT (2002)
  53. ANALISIS REGRESI DAN AUTOREGRESI SBG BASIC PEMRAKIRAAN AGRIBISNIS (2008)
  54. VISUALISASI GERAKAN MOLEKUL DARI DUA ZAT PADA SAAT TERJADINYA PERPINDAHAN PANAS PADA SUATU MEDIA (2005)
  55. IMPLEMENTASI TEMPLATE ENGINE DG PHP “PAT TEMPLATE” DLM POLA DESAIN MVC STRICT SEPARATION (MODEL-VIEW-CONTROLLER) STUDI KASUS SISTEM KOMPUTERISASI AKADEMIK DI SEKOLAH PASCASARJANA MAGISTER ILMU KOMPUTER UGM) (2006)
  56. IMPLEMENTASI LINUX BAND CONTROLER DG ANALISA QUALITY OF SERVICE (QOS) (2005)
  57. SISTEM INFORMASI BIAYA PROYEK BERORIENTASI OBJEK DG MEMANFAATKAN UNITED MODELING LANGUAGE (UML) (STUDI KASUS PADA PILARS ASSOCIATES KONTRAKTOR JAKARTA) (2005)
  58. PENERAPAN METODOLOGI FAST DLM PENGEMBANGAN EIS PADA SWALAYAN KOPERASI PETRA PERTAMINA UNIT II PLAYU BERBASIS WEB (2005)
  59. VERTIFIKASI KEASLIAN E-MAIL DG METODE AUTENTIKASI TAK LANGSUNG MENGGUNAKAN KUNCI VALIDASI PENGIRIM (2006)
  60. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN FOKUS PERBAIKAN DAN PENGEMBANGAN DOSEN BERDASARKAN HASIL EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN (STUDI KASUS DI UNIV. KRISTEN MARANATHA BANDUNG) (2006)
  61. PENGIRIMAN DATA SINGKAT PADA PENGHANTAR GSM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI EMS (2004)
  62. FUZZY RELATIONAL CLUSTERING (FRC) DG MENGGUNAKAN INDEX VALIDASI PARTITION COEFFIC (VPC) PARTITION COEFFICIENT (PC), PARTITION ENTROPY COEFFICIENT (PE) DAN XIE-BENI (XB) STUDI KASUS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN-PERUSAHAAN (2006)
  63. RING ARMENDARIZ, RING TEREDUKSI DAN RING ABELIAN (2004)
  64. IMPLEMENTASI KOMUNIKASI ANTAR KOMPUTER MENGGUNAKAN KODE MORSE (2005)
  65. STUDI INTERAKSI KOBAIT (II) DAN MANGAN (II) PADA HUMIN DALAM MEDIUM MEDIVA AIR (2004)
  66. PENGARUH ASAM HUMAT PADA FOTOLISIS PARAQUAT (2002)
  67. EFEK ASAM HUMAT PADA FOTOREDUKSI MNO2 (2002)
  68. STUDY ON THE UTILIZATION OF BAGASSE AS A RAX MATERIAL FOR THE PREPARATION OF LAWIB AUD (2001)
  69. STUDI KINETIKA ADSEORPSI LOGAM U-238 DAN TH-232 PADA ASAM HUMAT TERIMMOBILISASI PADA BENTONI (2004)
  70. IMMOBILISASI OF HUNIE AUD SILICA GEL AND ITS APLICATION AS ADSORBENT OF LEAD (II) (2005)
  71. IMMOBILISASI ASAM HUMAT PADA KITIN DAN APLIKASINYA UNTUK ADSORBSI AG (I) DLM MEDIUM AIR (2004)
  72. STUDI KARAKTERISASI SAMPAH PROPINSI DIY SBG ALTERNATIF BAHAN BAKU DLM PRODUKSI ETANOL (2008)
  73. PREFERENSI PEDAGANG DAN MASYARAKAT DLM MENGEMBANGKAN PUSAT PPERBELANJAAN BINTAN CENTER KOTA TANJUNGPINANG) (2005)
  74. SIKAP MASYARAKAT THD PELAKSANAAN REKLAMASI PANTAI DI KOTA TERNATE (2002)
  75. SIMBOL-SIMBOL PADA MASJID KERAJAAN DI JAWA (STUDI MAKNA SIMBOLIK UNGKAPAN FISIK DAN SETTING BANGUNAN PADA KASUS MASJID-MASJID KERAJAAN DI SURAKARTA DAN YK (2000)
  76. MODEL PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR SECARA TERPADU (PWPT) BERBASIS MASYARAKAT (KASUS KEL. PURWAHAMBA KEC. SURODADI DAN KEL. DAMPYAK KEC. KRAMAT KAB. TEGAL JAWA TENGAH (2004)
  77. KARAKTERISTIK SPASIAL PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN PUSAT KOTA BANDUNG (2003)
  78. PENGEMBANGAN USAHA PEMANFAATAN DAN KONSERVASI TERUMBU KARANG SECARA TRADISIONAL DI KAWASAN PANTAI PADA TELUK HATAWANO DI PULAU SAPARUA KAB. MALUKU TENGAH (2004)
  79. STUDI KUALITAS AIR TERPRODUKSI PROSES PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BERMINYAK PENGARUHNYA THD LINGKUNGAN PERAIRAN DI PERTAMINA DOH CIREBON BALONGAN (2005)
  80. FAKTOR PENENTU “RUANG” INTERAKSI SOSIAL DI PERMUKIMAN PADAT KEL. PETAMBURAN KEC. TANAH ABANG JAK-PUS (2003)
  81. PERTANIAN PERKOTAAN DI KOTA CIREBON (2005)
  82. ANALISIS PERUSAKAN JALAN AKIBAT OVERLOADING PADA JALAN LINTAS TIMUR SUMATRA DI PROPINSI RIAU (SUATU TINJAUAN KONSEP EKONOMI TRANSPORTASI) (2001)
  83. APLIKASI PEMBENTUKAN LEMBAGA ROAD SAFETY AUDIT MELALUI METODA ANALYTIC HIERARCHY PROCESS DI PROPINSI RIAU (STUDI KASUS KOTA PEKANBARU) (2001)
  84. EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN DAN TINGKAT BAHAYA EROSI UNTUK PRIORITAS KONVERSI TANAH DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI GOTI-GOTI DAERAH ALIRAN SUNGAI BATANG TORU HULU TAPANULI UTARA SUM-UT (2004)
  85. PENGARUH KLASIFIKASI MAXIMUM LIKELIHOOD DAN MAHALANOBIS DISTANCE DLM ANALISIS HIDROGRAF SATUAN (STUDI KASUS PADA DAS GARANG, TA-TENG) (2009)
  86. OPTIMALISASI KLASIVIKASI DIGITAL TUTUPAN LAHAN DARI CITRA PENGINDRAAN JAUH MENGGUNAKAN ALGORITMA BAYESIAN MODEL AVERAGING CLASSIFIER (2008)
  87. DAMPAK KEBIJAKAN KUOTA PENERIMAAN SISWA BARU KOTA YK THD KUALITAS INPUT SISWA (2008)
  88. PENATAAN RUANG JALAN SRIWEDANI YK DITINJAU DARI KEGIATAN MANUSIA THD PEMANFAATAN RUANG
  89. EVALUASI MASYARAKAT THD PROGRAM PENGELOLAAN HUTAN (KASUS DI DESA KERENG BANGKIRAI KEC. SEBANGAU KOTA PALANGKARAYA PROP. KAL-TENG (2005)
  90. POLA PERUBAHAN SPASIAL PERMUKIMAN KOMUNITAS MASYARAKAT BANTIK DI KEL. MALALAYANG SATU, KOTA MANADO PROP. SUL-UT (2002)
  91. KAJIAN PENGEMBANGAN HUTAN RAKYAT BERBASIS MASYARAKAT ((STUDI KASUS DI KAB. TEMANGGUNG) (2009)
  92. RENCANA STRATEGIS SISTEM INFORMASI (STUDI KASUS RSUD DR M YUNUS BENGKULU) (2008)
  93. ANALISIS INDEX-FLOOD METHOD DAN MORPHOMETRIO DAS UNTUK PERKIRAAN DEBIT PUNCAK BANJIR (2009)
  94. ANALISIS KOTA BENGKULU SBG DESTINASI WISATA (2002)
  95. INTERELASI EKSPRESI ARSITEKTUR MASJID DG BUDAYA JAWA (STUDI KASUS MASJID AGUNG YK) (2008)
  96. EVELUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI SEKITAR TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS (STUDI KASUS PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BRAJA YEKTI) (2009)
  97. ANALISA MUKA AIR SUNGAI BARABAI DLM UPAYA PENANGANAN BENCANA BANJIR DI KAQB. HULU SUNGAI TENGAH PROP. KAL-SEL (2005)
  98. PEMANFAATAN POTENSI AIR SUNGAI OYO DI KAB. GUNUNG KIDUL (2002)
  99. KAJIAN FAKTOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI KELESTARIAN HUTAN ADAT (2009)
  100. PENGEMBANGAN MASYARAKAT SBG BAGIAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN MIGAS (2008)
  101. ANALISIS, DESAIN DAN PENYUSUNAN TAHAPAN PEMBANGUNAN JARINGAN PEMERINTAH KAB MAGELANG UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI ELECTRONIC-GOVERNMENT (2008)
  102. KEBUTUHAN BIAYA OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI DI KAB. KUANTAN SINGINGI PROP. RIAU (STUDI KASUS DI DAERAH IRIGASI SUMANDOLAK KEC. BENAI) (2005)
  103. PENGENDALIAN SEDIMENT AKIBAT LONGSORAN KALDERA GUNUNG BAWAKARAENG DI SUNGAI JENEBERANG (2005)
  104. STUDI KARAKTERISTIK DAN BIAYA BETON KINERJA TINGGI DG VARIASI BENTUK AGREGAT (2007)
  105. KAJIAN PENGARUH EROSI LAHAN THD SEDIMENTASI DI WADUK BILI-BILI KAB. GOWA PROP. SUL-SEL (2006)
  106. PEMODELAN MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK BUILD-OPERATE-TRANSFER (2007)
  107. EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN, TEKANAN PENDUDUK DAN KEMISKINAN MASYARAKAT UNTUK ARAHAM BENTUK PENGELOLAAN BAGIAN DAERAH HUTAN PLAYEN KPH YK (2009)
  108. MANAJEMEN LALU LINTAS UNTUK MEREDUKSI TINGKAT KEBISINGAN DI PERUMAHAN UMUM NASIONAL MONANG MANING DENPASAR BALI (2009)
  109. PENGARUH PENGGUNAAN WIREMESH THD PERBAIKAN KOLOM PENDEK PENAMPANG BULAT AKIBAT BEBAN EKSENTRIS I,OH (2008)
  110. ANALISIS DAN PERENCANAAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN PERIJINAN TERPADU SATU PINTU DG MENGGUNAKAN METODOLOGI ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANING DI KAB. ENDE (2009)
  111. PENGARUH TEMPERATUR TUANG, TEMPERATUR CETEKAN DAN TEKANAN PADA PENGECORAN SQUEEZE THD SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO PADUAN MAGNESIUM (MG-44% NI) (2008)
  112. PENGARUH TEMPERATUR TUANG, KERAPATAN POLYSTYRENE FOAM DAN UKURAN MESH PASIR THD MAMPU ALIR, SIFAT MEKANIS STRUKTUR MIKRO DAN MUNCULNYA CACAT ALUMINIUM PADUAN 356,1 YANGDICOR DG METODE EVAPORATIF (2009)
  113. SISTEM PENGELOLAAN WILAYAH HUTAN PRODUKSI DLM KONSEP LEMBAGA MASYARAKAT ADAT PAPUA (STUDI KASUS HUTAN PRODUKSI DI DAERAH ASMAT DISTRIK AKAT KAB. MERAUKE) (2005)
  114. EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN, TEKANAN PENDUDUK DAN KEMISKINAN MASYARAKAT UNTUKARAHAN BENTUK PENGELOLAAN BAGIAN DAERAH HUTAN PLAYEN KPH YK (2009)
  115. PEMASARAN EKOWISATA PULAU TAMAN WISATA ALAM MANIPO KAB. KUPANG NTT (2009)
  116. PEMASARAN EKOWISATA PULAU YOOP TAMAN NASIONAL TELUK CENDERAWSIH KAB. TELUK WONDAMA, IRIAN JAYA BARAT
  117. PEMANFAATAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS) DLM RANGKA PENGELOLAAN LINGKUNGAN LAHAN MARGINAL KASUS DI SUCO PURUGUA SUB DISTRIKCATLACO DISTRIK BOBONARO DILI, TIMOR-LESTE (2009)
  118. KEKUATAN-KEKUATAN PERUBAHAN KAWASAN TRANSMIGRASI MENJADI KOTA KECIL (STUDI KASUS DI KALURAHAN WIROTHO AGUNG KEC. RIMBO BUJANG KAB. TEBO PROP. JAMBI) (2010)
  119. EKSISTENSI SEKTOR INFORMAL PADA KAWASAN PUSAT PERDAGANGAN DAN JASA (STUDI KASUS KEC. PASAR JAMBI KOTA JAMBI) (2010)
  120. PENGARUH BAHAN BAKU TERHADAP KADAR SENYAWA FENOL PEMBUATAN ASAP CAIR (LIQUID SMOKE) DARI LIMBAH KELAPA DI KAB. PASIR KAL-TIM) (2008)
  121. KAJIAN PENERAPAN REUSE MATERIAL BAHAN BANGUNAN PADA REKONSTRUKSI RUMAH PASCA GEMPA. STUDI KASUS DUSUSN GUNUNG KELIR, DESA PLERET KEC. PLERET KAB BANTUL DIY (2008)
  122. PERUBAHAN SOSIOKULTURAL DAN POLA RUANG PEMUKIMAN TRADISIONAL SUKU DAYAK DUSUN SUNGULO’ APALIN KAB. KAPUAS HULU (2009)
  123. KARAKTERISTIK OBJEK WISATA DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN PROP KAL-SEL BERDASARKAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN WISATA (2010)

 

Bagikan kepada teman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *